Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi

Daftar Blog Saya

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Ibu Hamil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Ibu Hamil. Tampilkan semua postingan

Jenis kosmetik Yang Harus Dihindari Saat Hamil

Selama masa kehamilan, ada beberapa jenis kosmetik yang harus dihindari saat hamil karena ada jenis kosmetik yang mengandung zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Terlihat cantik saat hamil memang dapat anda lakukan dengan melakukan perawatan-perawatan kecantikan lainnya, namun usahakan untuk tetap menggunakan bahan-bahan alami agar lebih aman dan tidak mengandung zat berbahaya untuk kesehatan selama kehamilan anda. Bahkan ada beberapa kosmetik yang mengandung mercury dan produk tersebut jelas sangat berbahaya bagi kesehatan anda maupun janin dalam kandungan anda.

Jenis kosmetik Yang Harus Dihindari Saat Hamil

Berikut ini adalah beberapa jenis kosmetik yang harus dihindari saat hamil:


  • Produk perawatan rambut – jenis kosmetik yang harus anda hindari selama kehamilan bukan hanya perlengkapan kosmetik saja. Produk perawatan rambut seperti rebonding, keriting, dan juga cat rambut yang mengandung zat-zat kimia yang dapat membahayakn kesehatan janin dalam kandungan. Hal tersebut disebabkan karena pori-pori yang dapat menyerap zat kimia dari produk perawatan rambut dan jika masuk ke tubuh akan membahayakan janin dan meningkatkan resiko janin lahir dengan kondisi cacat.
  • Produk perawatan kulit – beberapa jenis produk perawatan kulit yang dapat membahayakan kehamilan anda seperti penggunaan tabir surya, lotion, produk pemutih dan produk perawatan kulit lainnya. Yang paling berbahaya adalah kandungan hydriquinone yang dapat menghambat penyerapan enzim-enzim yang dibutuhkan oleh janin sehingga penggunaan produk kecantikan ini sebaiknya anda hentikan terlebih dahulu selama proses kehamilan.
  • Produk penghilang jerawat – obat jerawat yang mengandung retinol A jika digunakan pada masa kehamilan justru dapat membahayakan janin dalam kandungan jika digunakan dalam dosis tinggi. Hal tersebut dapat menghambat perkembangan janin dalam kandungan. Selain itu juga penggunaan obat jerawat yang mengandung hydrokortison yang dapat menyebabkan janin mengalami keracunan.


Demikianlah informasi yang telah kami sampaikan diatas mengenai jenis kosmetik yang harus dihindari saat hamil. Semoga info kehamilan ini dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kehamilan anda dengan baik. Dengan menghindari penggunaan kosmetik tersebut dapat mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan.

Tips Mengurangi Gatal Pada Perut Saat Hamil

Pada saat hamil, hampir semua ibu mengalami gatal pada perut yang sangat mengganggu, oleh karena itu mungkin anda membutuhkan tips mengurangi gatal pada perut saat hamil yang akan membantu anda mengatasi rasa gatal yang mengganggu itu. Rasa gatal pada ibu hamil itu memang tidak akan membahayakan sang janin dan merupakan gejala wajar yang sering dialami oleh ibu hamil pada saat memasuki usia kehamilan trimester ketiga.

Tips Mengurangi Gatal Pada Perut Saat Hamil

Namun seperti yang sudah dikatakan diatas, rasa gatal itu sangat menggangu aktifitas anda. Rasa gatal pada perut ini dapat disebabkan oleh 3 hal yaitu, terdapat stretch mark pada kulit perut, kulit perut yang kering, dan gejala PUPP ( Pruritic Urticarial Papules and Plagues of Pregnancy ) yang disebabkan peningkatan secara drastis hormon esterogen dan gonadotropin.

Untuk mengatasi rasa gatal itu, kami akan berbagi tips mengurangi gatal pada perut saat hamil yang dapat anda lakukan dibawah ini:

• Menggunakan olive oil atau minyak lidah buaya – untuk mengatasi rasa gatal di perut minyak lidah buaya atau olive oil bisa dijadikan pilihan. Oleskan pada sekitar perut yang kering atau timbul stretch mark untuk membuat kulit menjadi halus dan lembab. Pengunaan olive oil atau minyak lidah buaya ini dapat dioleskan setelah mandi agar hasilnya lebih maksimal.
• Hindari menggunakan air hangat – ketika anda mandi menggunakan air hangat, hal itu dapat mengurangi kerja dari minyak lidah buaya atau olive oil yang sudah anda oleskan sebelumnya. Selain itu, mandi menggunakan air hangat juga akan membuat kulit anda semakin kering dan memperparah rasa gatal pada perut anda.
• Gunakan pakaian yang longar dan berbahan katun – menggunakan pakaian yang longar akan membuat anda merasa nyaman dan mengurangi rasa gatal pada perut anda. Pakaian berbahan katun dapat menjadi pilihan utama anda karena mampu menyerap keringat dengan baik, selain itu bahan katun termasuk lembut dan dingin.
• Perbanyak konsumsi cairan yang dibutuhkan tubuh – memenuhi kebutuhan cairan tubuh pada saat hamil memang sangat penting. Selain itu memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit sehingga rasa gatal pada perut dapat sedikit dihindari.

Itulah beberapa ulasan kesehatan mengenai tips mengurangi rasa gatal pada perut saat hamil yang dapat anda lakukan dengan mudah, selain itu tentunya hal itu aman untuk janin anda.

Tips Kurangi Sakit Maag Saat Sedang Hamil

Sakit maag bisa terjadi pada siapapun dan bisa juga terjadi saat proses kehamilan, tips kurangi sakit maag saat sedang hamil dapat anda lakukan dengan berbagai cara yang aman dan mudah. Penggunaan obat-obat selama kehamilan memang tidak diperbolehkan karena dapat mengganggu sistem perkembangan janin dalam kandungan.

Tips Kurangi Sakit Maag Saat Sedang Hamil

Sedangkan rasa sakit yang ditimbulkan juga harus segera diobati. Untuk menmgatasinya tidak bisa dengan menggunakan obat secara langsung, mungkin beberapa dokter kandungan memiliki beberapa obat yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Untuk mengatasinya dengan cepat simaklah sedikit ulasan mengenai tips kesehatan di masa kehamilan yang akan kami sampaikan.

Berikut ini adalah beberapa tips kurangi sakit maag saat sedang hamil dengan aman:

  • Tidak mengosongkan perut dalam waktu yang cukup lama – ketika mengawali masa kehamilan, sebagian besar ibu hamil memiliki nafsu makan yang tidak terlalu bagus oleh karena itu seringkali pada tremester pertama ibu hamil memiliki beberapa jeni penyakit seperti maag tersebut. Untuk mencegah terjadinya penyakit maag, anda harus selalu mengkonsumsi makanan untuk menutrisi tubuh anda dengan aik. Jika anda kekurangan asupan makanan untuk tubuh, tidak hanya penyakit maag saja, juga dapat membahayakn kesehatan janin anda.
  • Pola makan yang teratur – penyakit maag ini bisa juga disebabkan karena pola makan yang tidak teratur. Anda harus lebih disiplin dalam menerapkan waktu untuk sarapan, makan siang dan sebagainya. Tidak hanya dapat diatasi dengan penggunaan obat saja, dengan menerapkan pola makan yang teratur, sakit maag anda akan mulai teatasi sedikit demi sedikit.
  • Hindari berbaring setelah makan – biasakan untuk tidak berbaring setelah anda makan, beberapa hal ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit maag dan hal ini harus anda hindari. Oleh karena itu, untuk mengatasi sakit maag, anda tidak memerlukan oabat-obatan dan yang lainnya. Anda dapat mengubah pola hidup anda menjadi lebih sehat maka tubuh anda akan terhindar dari penyakit maag.

Demikianlah informasi yang telah kami sampaikan diatas mengenai tips kurangi sakit maag saat sedang hamil. Semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Flek Coklat Saat Hamil Muda

Flek coklat saat hamil muda memang dianggap wajar karena gejala ini tidak begitu berbahaya dibandingkan dengan terjadinya pendarahan. Namun jika flek hitam tersebut disertai dengan pendarahan, sebaiknya anda berwaspada karena dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah yang dapat membahayan kesehatan janin dalam kandungan anda.

Flek Coklat Saat Hamil Muda

Banyak sekali faktor penyebab terjadinya flek hitam selama hamil muda tersebut sehingga banyak yang bertanya-tanya apakah flek hitam saat hamil muda ini berbahaya pada kehamilan atau tidak. Dalam artikel ini, anda akan menemukan jawabannya karena kami akan memberikan sedikit ulasan mengenai terjadinya flek coklat pada hamil mudah tersebut.

Berikut ini adalah beberapa penyebab yang dapat mengeluarkan flek coklat saat hamil muda:

  • Pelekatan sel telur – penyebab terjadinya flek coklat pada saat hamil muda yaitu karena terjadinya pelekatan sel telur yang sedang dibuahi oleh dinding rahim. Sehingga gejala terjadinya flek coklat ini tidak begitu berbahaya jika flek yang terjadi hanya sedikit. Yang harus anda waspadai adalah ketika terjadinya pendarahan yang disertai rasa sakit di perut, hal tersebut harus segera mendapatkan penanganan yang khusus.
  • Infeksi – penyebab lainnya yaitu karena infeksi yang terjadi pada bagian mulut rahim dan juga area kewanitaan yang sangat sensitif terhadap terjadinya perubahan hormon yang mengakibatkan peradangan kemudian dapat mengakibatkan terjadinya pendarahan.
  • Hubungan suami istri – penyebab terjadinya flek juga bisa dikarenakan hubungan suami istri yang dilakukan pada saat hamil muda dan keluarnya flek ini dikarenakan mulut rahim yang lebih lunak sehingga terjadi pembuahan yang dapat mengakibatkan pendarahan kecil atau terjadinya flek coklat tersebut.
  • Perubahan hormon – beberapa faktor lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya flek coklat tersebut yaitu karena adanya perubahan hormon saat hamil muda dan flek coklat ini merupakan tanda bahwa terjadinya kehamilan pada saat minggu-minggu awal kehamilan anda.

Sejauh ini flek coklat yang terjadi selama kehamilan muda ini tidak membahayakan kesehatan janin dalam kandungan. Oleh karena itu, anda harus rajin memeriksakan kehamilan anda agar dapat mengetahui berbagai masalah yang dapat mempengaruhi kehamilan anda. Semoga informasi kehamilan mengenai flek coklat saat hamil muda ini dapat bermanfaat untuk anda.

Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Perubahan tubuh selama masa kehamilan sangat wajar terjadi, seperti perubahan kaki yang membengkak dan untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil ini ada beberapa cara sederhana yang dapat anda lakukan. Kondisi ini terjadi dikarenakan kaki menopang tubuh yang semakin bertambah dan juga cairan tubuh selama masa kehamilan semakin meningkat dan hal inilah yang membuat berat badan tubuh lebih dari biasanya.

Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Kondisi kaki bengkak ini sering dialami oleh ibu hamil, dan kondisi ini memang wajar terjadi. Untuk mengatasi keadaan ini, kami akan menyampaikan beberapa cara mengatasi masalah tersbut dengan cara yang mudah.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi kaki bengkak saat hamil :

  • Tidak berdiri terlalu lama – pada saat usia kehamilan sudah semakin membesar, usahakan untuk tidak terlalu lama berdiri. Berdiri dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kaki anda semakin bengkak. Terlebih lagi jika kaki anda sudah merasa pegal, hal tersebut merupakan tanda bahwa peredarah darah anda di kaki mulai mengalami kelelahan. Oleh karena itu, jangan memaksakan untuk berdiri dalam jangka waktu yang lama.
  • Berjalan didalam air – ketika melakukan senam air, anda dapat melakukan cara mudah untuk mengatasi kaki bengkak tersebut dengan berjalan didalam air. Dengan berjalan di dalam air ini, perut anda akan terangkat dan peredaran darah dalam tubuh anda akan berjalan lancar. Cara ini cukup efektif untuk mengurangi bengkak di kaki anda.
  • Hindari menggunakan sepatu yang terlalu mengikat kaki – untuk menghindari terjadinya pembengkakan di kaki anda, sebaiknya hindari penggunaan sepatu yang terlalu mengikat kaki anda atau sepatu yang ukurannya terlalu pas. Penggunaan sepatu yang terlalu mengikat kaki ini dapat menghambat peredaran darah anda, sehingga anda harus menghindari penggunaan sepatu yang terlalu sempit.
  • Melakukan gerakan kecil pada kaki – untuk mengatasi kaki anda yang bengkak, anda dapat melakukan gerakan-gerakan kecil pada kaki seperti memutar-mutar bagian pergelangan kaki anda atau bisa juga dengan menekuk bagian pergelangan kaki. Gerakan kecil ini akan sangat membantu anda mengurangi bengkak tersebut.

Demikianlah beberapa cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yang dapat kami sampaikan dalam artikel diatas. Semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Ibu Hamil

Pada tremester akhir kehamilan, ibu hamil sering mengalami rasa sesak nafas yang sangat wajar terjadi, namun ada beberapa cara mengatasi sesak nafas pada ibu hamil dengan sederhana. Selama proses akhir kehamilan ini, bayi akan semakin membesar, dan bagian perut ibu hamil akan naik sehingga paru-paru mengalami perubahan dari biasanya.

Cara Mengatasi Sesak Nafas Pada Ibu Hamil

Untuk ibu hamil yang sedang mengandung anak kembar, kondisi kehamilan anda harus benar-benar membutuhkan isturahat yang cukup agar beban untuk menopang perut anda tidak terlalu berat. Bagi ibu hamil dengan mengandung bayi kembar ini membutuhkan perawatan yang ekstra, untuk itu kami akan menyampaikan beberapa cara sederhana dan aman untuk menjaga kesehatan kehamilan anda.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi sesak nafas pada ibu hamil :

  • Tidak mengkonsumsi minuman mengandung kafein – bagi ibu hamil, baik minuman berkafein maupun minuman bersoda tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya selama masa kehamilan. Sebab minuman tersebuut dapat membuat tubuh menjadi lebih banyak pengeluaran cairan atau dehidrasi sehingga dapat menyebabkan tubuh merasa lebih mudah lelah dan nafas semakin sesak. Oleh karena itu, hindarilan minuman bersoda maupun minuman mengandung kafein ini seperti kopi dan lainnya.
  • Mengkonsumsi makanan bergizi – ibu hamil memang diwajibkan untuk rutin mengkonsumsi makanan-makanan sehat yang dapat meningkatkan asupan gizi selama masa kehamilan. Kebutuhan vitamin pada buah dan sayur sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh bagi ibu hamil. Selain itu hindari makanan yang mengandung lemak tinggi, karena jika tubuh anda semakin gemuk maka resiko sesak nafas ini akan semakin tinggi.
  • Perbanyak mengkonsumsi makanan mengandung zat besi – makanan yang banyak mengandung vitamin dan zat besi adalah sayuran-sayuran hijau seperti bayam dan sayuran lainnya. Sayuran hijau ini sangat baik untuk kesehatan tubuh selama kehamilan. Selain mengandung zat besi tinggi juga mengandung vitamin C yang sangat baik untuk tubuh anda.

Demikianlah beberapa cara mengatasi sesak nafas pada ibu hamil yang dapat kami sampaikan dalam artikel diatas. Semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Cara Mengobati Sakit Punggung Selama Kehamilan

Rasa sakit di bagian punggung selama masa kehamilan merupakan hal yang biasa, namun untuk mengatasinya ada beberapa cara mengobati sakit punggung selama kehamilan dengan cara yang sederhana. Meskipun rasa sakit di punggung ini merupakan hal yang biasa, namun dapat mengganggu aktifitas anda sehari-hari. Sakit punggung pada masa kehamilan ini dikarenakan berat badan tubuh yang semakin bertambah dan otot-otot tubuh yang mulai mengendur ini dapat mengakibatkan rasa sakit dibagian punggung. untuk mengatasinya, anda dapat mengobatinya dengan beberapa cara sederhana yang akan kami sampaikan berikut ini.


Inilah beberapa cara mengobati sakit punggung selama kehamilan yang dapat anda lakukan dengan mudah :

  • Posisikan bentuk tubuh anda dengan benar – untuk mengurangi rasa sakit dibagian punggung saat hamil bisa dengan melakukan beberapa langkah seperti, berdiri dengan tegak dan kemudian tarik dagu anda tinggi-tinggi. Sandarkan pundak anda dan posisikan tubuh anda agar menjadi rileks. Usahakan untuk tidak mengatupkan lutut anda dan posisikan tubuh anda untuk lurus. Cara ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dibagian punggung anda.
  • Pilihlah pakaian yang tepat – selama masa kehamilan, sebaiknya hindari menggunakan sepatu hak tinggi. Gunakanlah sandal dengan lengkung yang baik agar dapat menahan berat badan tubuh pada kaki dengan benar. Jika anda merasa nyaman menggunakan ikat pinggang khusus untuk ibu hamil, anda dapat menggunakannya dan gunakan juga celana khusus untuk ibu hamil.
  • Posisi tidur menyamping – cara ini dapat menjadi alternatif yang tepat untuk mengatasi sakit punggung anda. Tidur menyamping dapat mengurangi rasa sakit dibagian punggung tersebut. Menempatkan bantal pada bagian bawah perut ketika posisi menyamping ini juga dapat memberikan kenyamanan bagi ibu hamil dan dapat mengurangi rasa sakit pada bagian punggung ini.
  • Pijat punggung anda – hal ini dapat dilakukan dengan bantuan orang lain. Sebelu melahirkan, anda dapat melakukan beberapa pijatan di punggung dengan menggosok menggunakan minyak hangat atau anda dapat menggunakan bantalan hangat untuk mengurangi rasa sakit karena pegal di bagian punggung anda.

Demikianlah beberapa cara mengobati sakit punggung selama kehamilan dengan cara yang mudah dan sederhana. Semoga tips kehamilan diatas ini dapat bermanfaat untuk anda.

Tips Terhindar Dari Anemia Bagi Ibu Hamil

Wanita hamil beresiko terhadap penyakit anemia, bahkan yang tidak memiliki riwayat penyakit ini juga beresiko terkena anemia dan ada beberapa tips terhindar dari anemia bagi ibu hamil yang dapat anda lakukan dengan mudah. Pada awal kehamilan, sel darah merah pada ibu hamil akan semakin menurun. Hal tersebut dikarenakan bahwa pada masa awal kehamilan, pembentukan janin ini membutuhkan sel darah merah dan sel darah merah. Oleh karena itu pada tremester pertama, kondisi ibu hamil lebih mudah lelah dan dapat beresiko terjadinya penyakit anemia. Terlebih lagi bagi ibu hamil yang sudah memiliki riwayat penyakit tersebut, maka resiko anemia ini akan semakin meningkat.

Tips Terhindar Dari Anemia Bagi Ibu Hamil

Berikut ini adalah beberapa tips terhindar dari anemia bagi ibu hamil dengan cara yang sederhana :


  • Konsumsi makanan mengandung zat besi – untuk mengatasi anemia ini, perbanyaklah mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi. Beberapa jenis makanan yang dapat anda konsumsi seperti daging merah, ikan dan juga daging unggas lainnya. Selain itu, anda juga dapat perbanyak konsumsi sayuran hijau yang sangat baik untuk mengatasi anemia tersebut. Makanan yang mengandung protein tinggi juga sangat baik untuk masa kehamilan anda seperti kacang-kacangan dan juga telur.
  • Konsumsi makanan mengandung asam folat – selain mengkionsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, anda juga dapat menambah asupan makanan yang mengandung asam folat ini. Beberapa jenis makanan yang mengandung asam folat ini seperti ikan salmon yang mengandung omega 3 yang sangat tinggi dan sangat baik untuk kesehatan ibu hamil. Selain itu, makanan seperti roti, sereal dan kacang kecing juga dapat membantu mengatasi gejala anemia tersebut.
  • Konsumsi buah-buahan – tidak hanya sayuran, buah-buahan juga sangat baik untuk membantu tumbuh kembang janin dalam kandungan anda. Buah-buahan seperti kiwi, tomat, strowberry, dan jeruk. Buah-buahan ini mengandung vitamin C dan zat besi yang sangat baik untuk kesehatan kehamilan anda.

Itulah beberapa tips terhindar dari anemia bagi ibu hamil yang dapat anda lakukan dengan mudah. Dengan tips kehamilan diatas semoga dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan anda dengan baik.

Tips Menjaga Kehamilan Usia Muda

Untuk menjaga kehamilan ibu hamil pada tremester pertama, ada beberapa tips menjaga kehamilan usia muda yang dapat anda lakukan dengan cara yang sederhana. Menjaga kehamilan tidak hanya selama masa kehamilan saja, namun pada awal kehamilan, nutrisi untuk calon ibu hamil harus selalu terpenuhi agar dapat mempersiapkan kehamilan dengan baik.

Tips Menjaga Kehamilan Usia Muda

Di awal kehamilan, kondisi janin dalam kandungan sangat rentan terhadap berbagai resiko yang dapat membahakan kehamilan. Oleh karena itu, pada tremester pertama, ibu hamil harus benar-benar memperhatikan dan menjaga kondisi kehamilan dengan baik. Tidak hanya dengan menjaga pola makan yang sehat saja, namun olahraga ringan juga dapat membantu menjaga kesehatan kehamilan anda.

Berikut ini adalah beberapa tips menjaga kehamilan usia muda yang baik dan benar :

  • Hal perama yang harus di hindari yaitu tidak melakukan aktifitas berat. Pada tremester pertama, kondisi ibu hamil lebih mudah merasa lelah dan kondisi kehamilan juga belum begitu kuat sehingga pada masa awal kehaliman tidak diperbolehkan untuk melakukan aktifitas terlalu berat seperti berdiri terlalu lama, dan melakukan aktifitas lainnya yang dapat mempengaruhi kesehatan kehamilan anda. Untuk menjaganya tubuh anda agar tetap sehat dan kuat, sebaiknya anda luangkan waktu untuk beristirahat yang cukup. Akan tetapi terlalu lama berdiam diri juga tidak baik untuk kesehatan anda, sebab terlalu lama berdiam diri justru dapat membuat badan anda merasa tidak enak.
  • Tips menjaga kehamilan usia muda yang selanjutnya yaitu dengan menghindari zat-zat berbahaya yang dapat masuh kedalam tubuh. Zat-zat berbahaya ini seperti rokok, minuman beralkohol serta minuman kafein juga tidak dianjurkan untuk dikonsumdi oleh ibu hamil. Sebab zat-zat berbahaya ini dapat menghambat perkembangan janin. Selain itu, terlalu kafein ini dapat menyebabkan ibu hamil mengalami jantung berdebar-debar sehingga kondisi ini sangat tidak baik bagi ibu hamil.
  • Mengelola emosi dengan baik harus anda lakukan sebab pada masa awal kehamilan, ibu hamil memiliki mood yang tidak menentu. Sehingga jika ibu hamil terlalu stress dapat membahayakan janin dalam kandungan. Oleh karena itu, anda harus pandai mengelola emosi anda dengan baik.

Itulah beberapa tips menjaga kehamilan usia muda yang dapat kami sampaikan, semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kehamilan anda dengan baik.

Tips Mencegah Terjadinya Bayi Kembar Siam

Sebagian besar pasangan suami istri terkadang menginginkan keturunan dengan melahirkan bayi kembar, ada beberapa tips mencegah terjadinya bayi kembar siam yang harus anda perhatikan jika anda benar-benar menginginkan bayi kembar. Kehamilan kembar ini biasanya membuat sebagian ibu hamil merasa cemas karena memikirkan berbagai masalah kehamilan yang mungkin terjadi.

Tips Mencegah Terjadinya Bayi Kembar Siam

Untuk mencegah terjadinya masalah-masalah kehamilan pada ibu hamil yang mengandung bayi kembar, tentunya harus benar-benar memperhatikan kesehatan pada masa kehamilan. Pada awal kehamilan bayi kembar ini, biasanya ibu hamil mengalami perubahan berat badan yang signifikan, selain itu timbul rasa mual yang berlebihan dan itu salah satu pertanda bahwa ibu hamil mengandung bayi kembar.

Berikut ini adalah beberapa tips mencegah terjadinya bayi kembar siam :

  • Kenali kondisi awal kehamilan anda – bagi sebagian besar ibu hamil terkadang tidak menyadari dengan apa yang telah dikonsumsinya selama kehamilan, termasuk mengkonsumsi banyak obat-obatan. Obat-obatan ini bisa membahayakan kesehatan kehamilan anda jika tidak sesuai dengan resep yang dokter berikan untuk kehamilan anda. Untuk mencegah terjadinya masalah pada kesehatan kandungan anda, sebaiknya anda rutin memeriksakan kesehaan kehamilan anda secara rutin. Memeriksa kehamilan juga dapat mencegah resiko terjadinya kembar siam.
  • Menjaga kondisi kehamilan – bagi anda yang telah merencanakan untuk memiliki bayi kembar, usahakan untuk menjauhi obat-obatan yang tidak disarankan oleh dokter. Selain itu jagalah pola hidup yang sehat agar kondisi kehamilan anda tetap terjaga. Hindari juga zat kimia yang berbahaya yang masuk kedalam tubuh anda. Meskipun anda belum mengetahui dengan pasti sedang mengandung bayi kembar, kondisi kehamilan anda harus tetap terjaga.
  • Penuhi asupan nutrisi kehamilan anda – pada masa awal kehamilan, asupan nutrisi untuk tubuh harus selalu terpenuhi. Karena pada tremester pertama kehamilan ini adalah proses pembentukan organ yang sangat penting pada janin anda. Oleh karena itu kebutuhan nustrisi pada masa kehamilan harus selalu terpenuhi. Selain itu hindari juga konsumsi obat-obatan yang tidak sesuai dengan resep dokter untuk menghindari resiko buruk pada kehamilan anda.

Demikianlah tips kehamilan yang telah kami sampaikan diatas mengenai tips mencegah terjadinya bayi kembar siam. Semoga tips ini dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan anda.

Bahaya Peningkatan Detak Jantung Saat Hamil

Bahaya peningkatan detak jantung saat hamil ini bisa disebabkan karena beberapa hal diantaranya bisa karena terlalu banyak mengkonsumsi minuman mengandung kafein sehingga dapat mengakibatkan palpitasi pada ibu hamil. Sebagian besar ibu hamil pada umumnya selalu mengalami jantung yang berdebar-debar. Peningkatan detak jantung ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti pusing, sakit kepala, kembung, gangguan pencernaan dan lain-lain.

Bahaya Peningkatan Detak Jantung Saat Hamil

Peningkatan detak jantung ini juga disebabkan karena stress, perubahan hormonal dan perubahan tubuh ini secara umum dialami oleh seorang wanita hamil. Hal tersebut dapat memicu terjadinya stress dan stress inilah yang dapat meningkatkan detak jantung saat hamil. Beberapa hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya palpitasi sehingga detak jantung akan semakin meningkat.

Bahaya peningkatan detak jantung saat hamil ini harus selalu diwaspadai


Pada sebagian besar ibu hamil, akan mengalami peningkatan volume darah sekitar 40%, hal tersebut dapat menyebabkan jantung berdegup kencang. Pada kehamilan yang memasuki tremester terakhir, jantung akan semakin berat untuk memompa darah dan sering kali ibu hamil mengalami kondisi nafas yang terengah-engah dan mengalami kelelahan. Keadaan ini juga biasanya terjadi setelah makan, detak jantung akan mengalami degup yang semakin kencang.

Untuk itu ada beberapa hal yang harus dihindari selama masa kehamilan agar dapat mengurangi peningkatan detak jantung saat hamil. Penyebab jantung berdebar ini juga disebabkan karena tubuh yang kekurangan asupan magnesium. Gejala jantung berdebar ini disertai gejala mual dan muntah sehingga anda harus memperhatikan asupan magnesium pada tubuh anda agar tetap terpenuhi.

Penyebab lainnya yang dapat memicu terjadinya jantung berdebar yaitu karena kekurangan zat besi. Pada masa kehamilan, kebutuhan zat besi untuk tubuh harus selalu terjaga karena jika tubuh kekurangan zat besi maka akan mengakibatkan terjadinya anemia pada ibu hamil. Kekurangan zat besi ini juga dapat menyebabkan jantung selalu berdebar pada masa kehamilan. Selain jantung yang berdegup kencang, dapat membuat kondisi ibu hamil menjadi lemah, lesu dan letih.

Oleh karena itu, hindarilah hal-hal yang dapat menyebabkan jantung berdegup kencang karena dapat membahayakan kesehatan kehamilan dan juga kandungan. Demikianlah informasi yang telah kami sampaikan diatas mengenai bahaya peningkatan detak jantung saat hamil. Semoga artikel kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda dalam menjaga kesehatan kehamilan dengan baik.

Kehamilan Yang Perlu Diwaspadai

Pada trimester pertama, kehamilan harus dijaga dengan baik namun ada beberapa kondisi kehamilan yang perlu diwaspadai. Beberapa masalah ini dapat berpengaruh buruk bagi janin dalam kandungan ibu hamil. Beberapa kondisi tersebut bisa karena ketidak siapan mental seorang wanita untuk menjalankan masa kehamilan, dan masih banyak lagi kehamilan yang perlu diwaspadai.


Memiliki momongan memang impian semua orang, namun untuk mencegah masalah-masalah kehamilan yang tidak diinginkan sebaiknya anda merencanakan kehamilan sebaik mungkin. Karena persiapan mental untuk mempersiapkan kehamilan ini sangat penting karena kehamilan yang sehat yaitu karena ibu hamil yang secara fisik dan mentalnya sudah benar-benar matang.

Berikut ini adalah beberapa kehamilan yang perlu diwaspadai:

  • Kehamilan usia lebih dari 35 tahun – kehamilan pada usia lebih dari 35 tahun ini memiliki resiko yang cukup besar terhadap janin yang dikandung. Resiko terbesar yaitu melahirkan anak dengan kondisi cacat. Selain itu, resiko buruk yang bisa terjadi yaitu pendarahan hebat pada saat melahirkan dan persalinan dapat memakan waktu lama. Hal inilah yang perlu diwaspadai, karena kondisi fisik ibu hamil lebih dari 35 tahun ini sudah mulai berkurang. untuk itu, hal ini harus anda ketahui agar tidak meresiko buruk bagi janin dalam kandungan maupun untuk keselamatan anda sendiri.
  • Kehamilan usia kurang dari 20 tahun – kondisi seorang wanita yang kurang dari 20 tahun ini belum memiliki kesiapan mental dan fisik yang matang untuk menjalani proses kehamilan. Sebab pada usia ini, bagian bagian panggul dan Rahim belum mencapai ukuran dewasa. Resiko yang akan terjadi yaitu persalinan yang lama, macet karena ketidak siapan ibu hamil untuk menjadi orang tua. Oleh karena itu, hal ini sebaiknya dapat dicegah agar tidak terjadi hal yang buruk seperti yang sudah dijelaskan.
  • Kehamilan dengan tinggi badan kurang dari 145 cm – kehamilan pada seorang wanita dengan tinggi badan kurang dari 145 cm ini akan sulit dalam proses melahirkan, karena memiliki panggul yang kecil, sehingga untuk proses melahirkan harus dengan bantuan bidan atau dokter.

Itulah beberapa kehamilan yang perlu diwaspadai, semoga informasi kehamilan yang telah kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Tips Kehamilan Trimester Pertama

Menjaga awal kehamilan memang sangat penting, untuk itu ada beberapa tips kehamilan trimester pertama yang dapat anda ikuti langkah-langkahnya dengan mudah. Beberapa hal kecil yang dianggap sepele ternyata dapat mempengaruhi kehamilan anda. Pada tremeser pertama, janin dalam kandungan masih sangat rentan terkena berbagai virus yang dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan anda. Terlalu keras dalam bekkerja juga dapat memicu terjadinya berbagai masalah pada masa kehamilan tersebut. Oleh karena itu, bagi anda yang baru akan memiliki momongan. Anda harus mengikuti apa yang disarankan oleh dokter dan sebaiknya patuhi saran tersebut.

Tips Kehamilan Trimester Pertama

Berikut ini adalah beberapa tips kehamilan trimester pertama yang dapat anda lakukan :

  • Perbanyak konsumsi makanan bergizi – masa kehamilan pertama, kebutuhan nutrisi dan vitamin harus selalu terpenuhi. Kandungan gizi yang baik bisa anda dapatkan pada makanan-makanan sehat seperti sayur dan buah-buahan. Selain itu, perbanyak juga mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein seperti telur, daging dan makanan-makanan lain yang mengandung karbohidrat juga sangat baik untuk membantu menutrisi kehamilan anda dengan baik.
  • Tidak menggunakan sepatu hak tinggi – hal penting yang harus anda hindari yaitu mengenakan berbagai model sepatu dengan hak yang tinggi. Hal ini harus anda lakukan untuk mengurangi resiko keguguran dan masalah-masalah lain pada kandungan anda. Meskipun sebelumnya anda sudah terbiasa mengenakan sepatu hak tinggi ini, sebaiknya anda tidak menggunakannya lagi selama masa kehamilan karena resiko terjatuh juga lebih besar.
  • Hindari makanan yang beresiko – jika anda sangat menggemari makanan olahan laut seperti udang, kepiting, cumi-cumi dan sebaiknya hindari makanan ini ketika masa kehamilan anda. karena makanan laut seperti kepiting yang terkontaminasi mercury ini dapat beresiko besar terhadap kecacatan janin dalam kandungan.
  • Hindari berbagai zat berbahaya – agar kehamilan selalu sehat dan terhindari dari berbagai resiko buruk, hindari asap roko baik dari perokok maupun mengkonsumsi sendiri. Hal ini dapat memicu terjadinya masalah pada janin yang dikandung.
Itulah beberapa tips kehamilan trimester pertama yang dapat kami sampaikan dalam artikel diatas. Semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Ciri Ibu Hamil

Ciri Ibu Hamil - Tanda-tanda kehamilan adalah sesuatau yang paling dinantikan oleh seorang wanita yang menginginka mempunyai seorang buah hati dambaan keluaga. Dengan terjadinya kehamilan, maka menandakan kalau pasangan suami istri mempunyai tingkat kesuburan yang baik. Namun terkadang pasangan suami istri belum tahu dengan betul tentang tanda-tanda kehamilan. Mereka terkadang masih bingung untuk membedakan mana tanda kehamilan sebenarnya dengan  tanda akan datangnya menstruasi, dikarenakan banyak kasus terjadi kalau tanda-tanda kehamilan mirip dengan tanda-tanda datangnya menstruasi. Ketidaktahuan tenyang hal ini menyebabkan sejumlah kasus terjadinya keguguran (miscarriage). Hal tersebut disebabkan karena masih dilakukannya aktivitas atau konsumsi makanan yang harusnya tak boleh dilakukan selama masa kehamilan, padahal sebenarnya ia telah hamil. Dengan ketidaktahuan terhadap tanda-tanda kehamilan juga menyebabkan persiapan yang matang menyongsong kehamilan jadi terabaikan.


Banyak wanita menilai kalau tanda-tanda kehamilan hanyalah melihat dari satu sisi saja, yakni terlambat datangnya haid. Memang benar, salah satu tanda kehamilan adalah terlambatnya haid. Namun, terlambat haid bukan hanya dikarenakan oleh kehamilan saja, banyak yang dapat mempengaruhinya, seperti pola makan, kecapaian, stress, serta adanya gangguan hormonal. Nah, Berikut adalah beberapa tanda atau ciri Ibu hamil.
1.Perubahan Pada Payudara
Bila terjadi kehamilan, maka payudara akan jadi membesar, hal ini dikarenakan meningkatnya produksi hormon esterogen serta progesteron. Selain itu keadaan payudara juga akan terasa semakin lembut, hal ini menyebabkan rasa sensitif yang lebih tinggi, sehingga payudara akan terasa sakit atau nyeri ketika dipegang. Puting susu juga membesar dan warnanya akan makin gelap, terkadang juga terasa gatal. Pembuluh vena payudara juga akan terlihat ksrena penegangan payudara.
2. Munculnya bercak darah / flek yang diikuti dengan kram perut
Bercak darah muncul sebelum haid yang akan datang, biasanya terjadi diantara 8 hingga 10 hari sesudah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini dikarenakan implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio di dinding rahim. Munculnya bercak darah di saat kehamilan terkadang disalah artikan dengan menstruasi.
3. Mual dan muntah (Morning sicknes)
Sekitar 50 persen wanita yang hamil akan mempunyai tanda-tanda ini. Pemicunya yakni peningkatan hormon dengan tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut ialah HCG (Human chorionic Gonadotrophin). Selain di dalam darah, peningkatan hormon terjadi pula pada saluran air kencing. Karena itulah, alat test pack kehamilan dilakukan dengan media air seni, hal ini dilakukan demi mengukur terjadinya peningkatan pada kadar hormon HCG tersebut.
4. Sering kencing (Frequent Urination)Sesdah haid terlambat selama 1 hingga 2 minggu, keinginan untuk kencing jadi lebih sering dari biasanya. Hal ini disebabkan karena janin yang tumbuh pada rahim menekan kandung kemih dan berakibat adanya peningkatan sirkulasi dalam darah. Selain itu, kandung kemih akan lebih cepat dipenuhi urine sehinga keinginan untuk buang air kecil jadi lebih sering. Peningkatan pada aasa kencing juga dapat disebabkan karena adanya peningkatan hormon kehamilan.
5. Pusing dan sakit kepala (Headaches)
Gangguan sakit kepala yang seringkali dirasakan ibu hamil disebabkan oleh faktor fisik, mual, lapar, rasa lelah dan tekanan darah rendah. Sementara penyebab emosional yakni adanya perasaan tegang serta depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah pada seluruh tubuh juga dapat menyebabkan pusing ketika ibu berubah posisi.
6. Rasa lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)
Rasa lelah serta mengantuk pada ibu hamil selain dikarenakan perubahan hormonal, juga diakibatkan oleh kinerja dari sejumlah organ vital seperti jantung, ginjal dan paru-paru, makin bertambah.
7. Sembelit
Sembelit terjadi karena adanya peningkatan hormon progesterone. Selain mengendurkan otot-otot rahim, hormo ini juga berdampak terhadap mengendurnya otot dinding usus yang menyebabkan sembelit.
8. Sering meludah (hipersalivasi)
Tanda kehamilan ini karena adanya perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi saat kehamilan trimester pertama dan biasanya akan menghilang sesudah kehamilan memasuki trimester kedua
9. Temperatur basal tubuh naik
Bila terjadi kehamilan ataupun ovulasi, maka suhu basal tubuh ibu hamil jadi meningkat. Keadaan ini akan bertahan selama terjadinya masa kehamilan. Keadaan ini tidak akan turun ke kondisi sebelum ovulasi.

Tanda-tanda kehamilan di atas bersifat pribadi, tak semua wanita pada awal kehamilan mutlak mempunyai tanda-tanda tersebut, artinya berlakunya tanda kehamilan tersebut ada yang memang selurunya mengalaminya, bervariasi, namun ada juga yang tak memiliki keluhan apapun. Demi lebih memastikan, tentu harus dilakukan test kehamilan (pregnancy test ), baik di rumah memakai test pack ataupun di laboratorium dengan melakukan tes terhadap darah.

Anemia Ibu Hamil

Anemia Ibu Hamil - Masalah kesehatan kurang darah atau biasa disebut Anemia memang bisa menyerang siapa saja, namun tahukah Anda? bahwa salah satu yang paling berisiko tinggi dan sekaligus paling sering mengalami anemia adalah ibu hamil. Mengapa bisa demikian?. Hal itu dikarenakan, karena kebanyakan dari Ibu hamil mengalami kurang gizi. Dikarenakan ibu hamil itu biasanya sering suka mual dan muntah, sehingga Hbnya dapat turun, sehingga haruslah dijaga asupan gizi dari Ibu hamil itu sendiri. Padahal ketika selama masa kehamilan, tubuh seorang Ibu hamil harus memproduksi lebih banyak darah untuk mendukung tumbuh kembang janin. Dengan kata lain bila seorang wanita tidak mendapat nutrisi tertentu seperti diantaranya zat besi, maka tubuhnya tidak akan mampu untuk menghasilkan sel darah merah demi memenuhi kebutuhan akan darah tambahan itu.

Tidak hanya itu, anemia juga akan menyebabkan seorang ibu hamil menjadi merasa capek serta lemah. Bila kondisi anemianya dirasa signifikan dan tidak kunjung ditangani, maka hal ini bisa meningkatkan resiko komplikasi yang serius, contohnya persalinan prematur. Ibu hamil terkena anemia biasanya bila kurang gizi. Sebab ketika hamil ada bayi/janin di dalam kandungan sang ibu, sehingga makanan harus terus diberikan kepada ibu agar ibu serta bayi tidak kekurangan gizi. Secara garis besar, terdapat tiga nutrisi utama yang tidak boleh dilewatkan dalam pola makan ibu hamil sebab dapat menjadi penyebab utama anemia selama masa hamil, yakni asam folat, zat besi dan vitamin B12. Selain berpengaruh terhadap kesehatan sang Ibu, anemia Ibu hamil tentu juga memunculkan resiko kesehatan yang jelas menghantui bayi. Bayi dapat tumbuh lamban, atau dapat juga mengakibatkan bayi lahir dengan bobot badan yang rendah. Anemia selama masa kehamilan bisa meningkatkan risiko beberapa gangguan kesehatan pada bayi dan juga ibunya. Resiko pada bayi diantaranya adalah kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan yang rendah serta bayi dapat lahir cacat pada tulang belakang ataupun otaknya (neural tube defects), sementarauntuk sang Ibu, anemia bisa mengakibatkan postpartum depression atau depresi setelah persalinan.

Namun bila sudah terlanjur terjadi, maka tiap ibu hamil diminta untuk memperhatikan pola makannya, terutama dengan menambahkan makanan yang kaya zat besi serta asam folat ke dalam menu hariannya. Dapat pula dengan mengkonsumsi keduanya dalam bentuk suplemen. Mencegah ataupun mengatasi Anemia Ibu hamil tentunya dengan mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi eperti yang sayuran yang kaya akan zat besi seperti sayuran hijau, buah-buahan, serta hati.

Video Melahirkan Bayi

Video Melahirkan Bayi - Dalam proses melahirkan bayi, merupakan sebuah pengalaman yang tak akan terlupakan bagi tiap individu yang mengalaminya, saat-saat seperti itu adalah saat yang begitu menegangkan dan mendebarkan namun juga sekaligus membahagiakan lantaran merupakan awal atas hadirnya sang buah hati Bunda ke dunia. Tak bisa dibayangkan, bagaimana sakitnya ibu yang melahirkan anaknya serta betapa bahagia orang di sekeliling yang menyambut hadirnya si bayi. Mungkin Anda ada yang belum tahu atau ingin tahu lebih jelas mengenai proses melahirkan bayi, maka Anda bisa membaca artikel tentang proses melahirkan bayi sekaligus video melahirkan bayi berikut ini.


Selama masa kehamilan, janin tinggal secara aman di rahim calon ibu. Pada tempat yang terlindung tersebut, janin akan mendapatkan makanan bergizi, terlindung serta terus berkembang hingga akhirnya janin lengkap serta sudah membentuk organ-organ tubuh serta sudah siap dilahirkan. Proses ini bisa terus berlangsung sebab leher rahim tertutup dengan rapat sehingga janin bisa terus tinggal dengan aman dalam rahim selama sekitar 9 bulan. Sesudah masa kehamilan, janin telah siap untuk keluar dari rahim pada proses persalinan. Tandakan melahirkan bayi biasanya ditandai dengan rasa mulas di perut yang disebabkan adanya gerakan kontraksi di otot uterus. Selanjutnya, untuk menyiapkan jalan keluar bayi, leher rahim akan mulai menipis, melunak serta merenggang dan ditambah dengan membesarnya vagina. Bersama dengan membesarnya leher rahim serta vagina, selaput ketuban akan pecah serta jadi penanda, bahwa bayi harus segera keluar. Sebagai tenaga dalam mendorong bayi, rahim akan mulai menciut serta berkontraksi untuk membantu bayi bisa keluar. Calon ibu juga perlu membantu besarnya tenaga dorongan supaya bayi bisa segera keluar. Pada proses persalinan normal, calon ibu mengejan supaya kelahiran bayi yang ditunggu bisa terjadi.

Penyebab rahim jadi menciut serta perenggangan leher rahim dapat dipicu oleh dua hal. Yakni yang pertama, diproduksinya hormon oksitosin yang diproduksi oleh otak berjumlah besar. Faktor kedua merupakan berhentinya hormon progesteron dari plasenta hingga rahim mulai berkontraksi serta akan mendorong bayi keluar dari rahim. Untuk lebih jelasnya, silahkan melihat video melahirkan bayi berikut ini.

Melahirkan Bayi

Melahirkan Bayi - Kelahiran merupakan sebuah proses di mana anak dikeluarkan dari tubuh ibunya. Dalam ksus manusia, anak yang belum lehir disebut dengan fetus sesudah masa embrio. Biasanya, Ibu hamil akan melahirkan bayinya antara minggu ke 39 serta 41 usia kehamilan. Akan tetapi karena lama kehamilan tiap orang berbeda, maka banyak Ibu hamil melahirkan bayi di salah satu minggu itu tanpa menunjukkan adanya tanda prematur atau lahir terlambat. Di bulan-bulan akhir masa kehamilan, tubuh Ibu hamil akan memproduksi progesteron dengan tujuan untuk melunakkan jaringan di sekitar servix (leher rahim penghubung uterus dan vagina) serta pelvis (panggul) sebagai persiapan untuk proses melahirkan. Melahirkan bayi di mulai ketika kontraksi rahim mulai meregang jaringan di sekirar serviks.


Tanda akan melahirkan bayi diawali dengan rasa nyeri di selangkangan dikarenakan adanya tekanan karena posisi kepala janin telah turun ke bawah, ke daerah rangka tulang pelvis. Karena janin menekan pada kandung kemih, maka ibu hamil jadi sering buang air kecil, sakit perut, mulas, sering buang air besar, serta buang angin. Selain itu, saat akan melahirkan bayi, juga ditandai dengan sakit panggul serta tulang belakang yang disebabkan karena adanya pergeseran serta pergerakan janin yang mulai menekan pada tulang belakang. Selanjutnya, akan keluar lendir kental bercampur darah. Selama masa kehamilan, bayi tersumbat di dalam rahim oleh mucus atau gumpalan lendir lengket yang ada di leher rahim. Ketika proses persalinan dimulai serta serviks mulai membuka, maka gumpalan mucus jadi terhalau. Dan dalam waktu yang bersamaan, membran yang mengelilingi bayi serta cairan amniotik sedikit memisah dari dinding rahim. Penampakan darah serta mocus yang keluar telihat seperti cairan lengket warna merah muda ini adalah tanda kalau Bunda akan segera menjalani proses melahirkan bayi.

Awalnya, kontraksi akan tersasa seperti sakit di punggung bawah, yang berangsur bergeser pada bagian bawah perut. Ada yang menggambarkannya mirip seperti mulas saat haid.
Rahim tersusun atas otot-otot longitudinal involuntary, yakni otot yang tidak bisa anda kontrol dengan sesuka hati. Selama proses melahirkan bayi, otot-otot itu akna makin menebal serta memendek seiring pada tiap kontraksi, dan ketika itu juga otot-otot tersebut akan berangsur berhenti menipis, atau menghapus serviks. Proses ini berlanjut sampai pembukaan serviks jadi penuh, ukuran lebar antara 8 hingga 10 cm. Selanjutnya, akna terjadi pecah Air Ketuban. Dalam sejumlah kasus, membran masih utuh sampai akhir pada tahap pertama persalinan. Selanjutnya, desakan kontraksi serta tekanan kepala bayi di mulut serviks akan menyebabkan pecahnya air ketuban. Ketika air ketuban mulai bocor, anda akan merasa adanya semburan air atau hanya rembesan saja, akan tetapi, persitiwa sebenarnya dari pecahnya air ketuban tak terasa, hal itu dikarenakan membran tak mempunyai syaraf. Tugasnya ialah menampung 2 liter air amniotik steril, yang ketika keluar sekaligus juga untuk membersihkan jalur malairkan bayi. Seiring pecahnya membran, maka proses melahirkan bayi juga akan berlangsung dengan cepat. Kepala bayi akan berupaya keras untuk menekan serviks, untuk membuka dan merangsang pelepasalan prostaglanding,sehingga dapat memacu kontraksi Bunda.

Diare Pada Bayi

Diare Pada Bayi - Munkin penyakit diare adalah penyakit yang ringan dan seringkali dianggap sepele. Akan tetapi, itu untuk Anda, bagaimanan dengan diare pada bayi?. Jika tidak ditangani dengan benar, diare pada bayi bisa menyebabkan kematian. Di India, ratusan bayi meninggal karena diare tiap tahunnya. Oleh karena itu, ibu harus lebih waspada jika bayi terkena diare. Berikut adalah cara sedehana namun efektif untuk mengobati diare pada bayi agar tidak membahayakan nyawa si kecil.


1. Berikan asupan cairan yang cukup
Efek buruk yang paling berbahaya yang dapat ditimbulkan oleh diare pada bayi adalah dehidrasi. Bila bayi ibu masih bergantung pada asupan ASI, terus susui bayi Ibu dengan teratur. Bila tidak bisa, berikanlah banyak cairan pada bayi untuk menjaga tubuhnya agar tetap terhidrasi.
2. Oralit
Jika bayi menderita sakit diare, buatkanlah mereka campuran garam, gula serta air. Berikanlah larutan yang disebut oralit tersebut untuk bayi Ibu sehingga tubuhnya bisa mengganti kadar garam tubuh yang hilang karena mengalami diare.
3. Berikanlah makanan yang mudah untuk dicerna
Berikanlah pada bayi makanan yang mudah untuk dicerna seperti nasi yang lembut, pisang atau bisa juga bubur. Janganlah Ibu memberinya makanan yang terbuat dari sereal ataupun sejenisnya, sebab makanan tersebut akan susah dicerna.
4. Pijat gusi bayi
Ada kalanya, penyakit diare pada bayi ditimbulakn karena rasa sakit saat tumbuh gigi pada bayi. Dalam masalah ini, berikanlah bayi mainan atau benda yang aman untuk dikunyah. Ibu juga bisa memijat gusi bayi menggunakan jari-jari Ibu untuk meringankan rasa sakit yang dideritanya.
5. Berikanlah air
Salah satu cara yang paling umum dalam mengatasi diare pada bayi ialah dengan cara memberikannya banyak asupan air. Air akan berguna untuk meredakan rasa sakit pada perut serta juga dapat membantu bayi melepaskan gas dari perutnya.

Biasanya, akan butuh waktu sekitar tiga hari agar perut bayi kembali normal. Akan tetapi, bila bayi mengeluarkan tinja encer tiap jamnya atau terdapat bercak darah pada tinja, maka sebaiknya Inu bergegas pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius.

Perawatan Ibu Hamil

Perawatan Ibu Hamil - wanita memang tidak bisa lepas dengan perawatan kecantikan. Baeagam cara perawatan dilakukan untuk mendapatkan tubuh, kulit, dan wajah cantik. Meski sedang hamil, Ibu masih tetap dapat melakukan perawatan kecantikan asal tidak mengganggu atau membahayakan Ibu da janin dalam kandungan. Beriut beberapa tips perawatan ibu hamil.


1. Hindari paparan matahari
Saat hamil, Ibu akan mengalami fluktuasi hormon yang mengakibatkan kulit jadi lebih sensitif. Sehingga, kulit menjadi lebih rentan terhadap pigmentasi ataupun perubahan warna. Cobal untuk tidak terlalu sering terkena langsung paparan sinar matahari, terlebih sinar UV. Anda bisa memakai topi untuk melindungi kulit Anda dari paparan matahari. 
2. Gunakan krim tabir surya
Krim tabir surya memang tak sepenuhnya dapat mengurangi paparan sinar matahari. Para ahli merekomendasikan untuk menggunakan krim tabir surya yang mempunyai minimal SPF30++. SPF 30 mengacu terhadap perlindungan sinar UV B, sedangkan ++ mengacu terhadap sinar UV A. Jangan lupa, Anda haruslah mengoleskan krim kembali setiap 3 hingga 4 jam sekali.
3. Jauhi produk rumah tangga
Hal ini sangat penting untuk ibu hamil demi menjauhi zat-zat yang bisa menimbulkan alergi. Pastikanlah kalau bahan-bahan di dalam produk yang Anda pakai aman serta tidak mempunyai reaksi yang berbahaya. Oleh karena itu, sebaiknya hindarilah bahan-bahan kimia seperti steroid, hidrokuinon serta zat pemutih yang dapat menyebabkan pigmentasi.
4. Gunakanlah Alpha-Hydroxy Acids
Alpha-Hydroxy Acids merupakan bahan yang paling aman digunakan untuk mengobati beragam masalah pigmentasi pada ibu hamil. Alpha-Hydroxy Acids memiliki kandungan asam glikolat serta laktat, yang berasal dari bahan alami. Asam glikolat berasal dari tebu, sementara asam laktat berasal dari susu. Dua bahan tersebut efektif untuk mengobati pigmentasi serta iritasi.
5. Kunjungi dokter kulit
Ibu hamil seringkali terkena masalah kulit, seperti gatal-gatal atau ruam merah. Konsultasikanlah permasalahan Ibu pada dokter kulit. Ini merupakan cara terbaik demi melindungi kesehatan Anda serta juga janin di dalam kandungan.

Semoga dengan sedikt tulisan mengenai perawatan ibu hamil ini bisa bermanfaat. Terutama untuk ibu hamil yang tetap ingin tampil cantik selama masa kehamilan.

Perut Ibu Hamil

Perut Ibu Hamil sseringkali mengalami nyeri dan biasanya sering terjadi pada daerah bagian bawah perut. Akan tetapi, rasa nyeri dapat juga timbul pada bagian perut lain. Dalam banyak kasus, rasa nyeri yang muncul bukan merupakan masalah yang serius. Akan tetapi, ada juga sebagian lainnya yang rasa nyerinya dapat menjadi gejala dari masalah yang serius. Maka dari itu, sangat penting untuk ibu hamil mengetahui hubungan antara kehamilan dengan rasa nyeri di perut bagian atas. Dan Berikut adalah sejumlah penyebab nyeri perut ketika masa kehamilan:


1. Kehamilan Ektopik
Kehamilan ektopik terjadi saat embrio ada di luar rongga rahim. Di dalam banyak kasus kehamilan ektopik, implantasi embrio biasanya terjadi dalam tuba falopi. Akan tetapi, embrio juga dapat berada di leher rahim, indung telur, ataupun daerah perut. Bila tak segera ditangani, kehamilan ektopik bisa menimbulkan perdarahan dan komplikasi lain.
Keadaan ini berpotensi untuk mengancam jiwa sehingga dibutuhkan penanganan dengan segera.
2. Keguguran
Keguguran sering dialami saat periode beberapa bulan pertama masa kehamilan. Bila seorang wanita merasakan nyeri di perut yang diikuti oleh kelemahan serta keluarnya darah, maka segeralah menghubungi dokter.
3. Preeklamsia
Salah satu hal yang menjadi penyebab utama rasa nyeri pada perut ialah preeklamsia yang terjadi saat trimester kedua atau ketiga masa kehamilan. Keadaan ini terjadi saat ibu hamil menderita hipertensi atau bisa juga saat mengalami tekanan darah tinggi diiringi dengan semakin meningkatnya kandungan protein di dalam urine. Preeklamsia akan menyebabkan adanay perubahan pembuluh darah sehingga organ-organ tertentu di dalam tubuh seperti otak, ginjal dan hati dapat terpengaruh. Keadaan ini juga akan berdampak negatif untuk plasenta.
4. Sindrom HELLP
Sindrom HELLP merupakan gangguan yang biasanya terjadi saat tiga bulan terakhir masa kehamilan. HELLP adalah singkatan dari Hemolysis, elevated liver enzymes, and low platelet count. Ketika sedang mengalami keadaan ini, timbullah rasa nyeri yang parah pada sisi kanan atas perut. Sindrom HELLP bisa mengarah pada terjadinya preeklamsia.

Entri Populer

Artikel Ibu Hamil