Daftar Blog Saya

Diberdayakan oleh Blogger.

Proses Kelahiran Bayi

Proses Kelahiran Bayi - Saat kelahiran anak adalah saat yang paling dinanti oleh setiap Ibu hamil. Setelah menunggu hingga 9 bulan, akhirnya saatnya datangnya Bayi yang ditunggu tiba juga. Namun begitu, saat proses kelahiran bayi ini, juga menjadi hal yang mendebarkan bagi seorang Ibu, terutama bagi Ibu yang baru hamil pertama kali.  Oleh katena itu, baiknya Ibu mengetahui proses dari kelahiran bayi dari tahap ke tahap, sehingga Ibu akan tahu apa saja yang harus dipersiapkan sebelum proses persalinan. Berikut adalah proses kelahiran bayi.


Kalai I, Tahap Pembukaan
Tahapp In partu (partus mulai) ditandai dengan keluarnya lendir yang bercampur darah disebabkan serviks mulai mendatar dan membuka. Darah ini aslnya dari pembuluh darah kapiler di sekitar karnalis servikalis dikarenakan saatserviks mendatar dan terbuka mengalami pergeseran. Pada saat ini terdri dari dua fase yakni
  • Fase Laten, pembukaan serviks berjalan lambat, hingga pembukaan 3 cm
  • Fase aktif, yang terdiri dari 3 subfase yakni akselerasi, steady serta deselerasi
Kala I merupakan tahap terlama, berlangsung selama 12 hingga 14 jam pada kehamilan pertama dan 6 hingga 10 jam pada kehamilan kedua dan seterusnya. Di fase ini, mulut rahim akan menipis dan terbuka dikarenakan kontraksi rahim berkala untuk mendorong bayi menuju jalan kelahiran. Di setiap kontraksi rahim Ibu, bayi akan makin terdorong ke arah bawah hingga menyebabkan membukanya jalan lahir. Kala I persalinan ini disebut lengkap saat pembukaan jalan lahir jadi 10 cm, yang itu berarti pembukaan sempurna dengan bayi telah siap keluar dari rahim. Fase transisi ini merupakan fase yang paling berat untuk ibu. Jelang berakhirnya kala I, membukanya jalan lahir sudah hampir sempurna. Kontraksi akan makin sering serta makin kuat. Ibu mungkin akan mengalami rasa sakit yang cukup besar, banyak wanita yang pernah mengalami fase ini yang dirasa yang paling berat. Ibu bisa merasakan datangnya rasa mulas yang sangat terasa dan seperti ada tekanan yang begitu besar ke arah bawah, seperti rasa ingin buang air besar. Jelang akhir kala I, kontraksi makin sering serta kuat, dan jika pembukaan jalan lahir telah mencapai 10 cm, maka bayi telah siap untuk dilahirkan serta proses persalinan akan berkanjut ke kala II.
Kala II, tTahap Keluarnya bayi
Di kala II atau saat pengeluaran bayi, rasa mulas akan terkordinir dengan cepat, kuat dan lebih lama, sekitar 2 hingga 3 menit sekali. Kepala janin akan turun menuju ruang panggul hingga terjadi tekanan di otot-otot dasar panggul yang secara reflektoris akan menimbulkan rasa mengedan. Anda akan merasakan seperti ingin buang air besar, ditanda dengan anus terbuka. Pada saat mengedan, kepala bayi mulai kelihatan, vulva di bagian luar liang lahir membuka serta perineum (daerah antara anus dengan vagina) akan meregang. Mengedan dengan terpimpin, maka akan muncullah kepala bayi yang diikuti oleh seluruh badan janin. Ibu hamil akan merasakan tekanan kuat pada daerah perineum. Area perineum bersifa elastis, namun jika dokter/bidan memperkirakan diperlukan, pengguntingan pada daerah perineum (episiotomi), maka tindakan ini perlu dilakukan bertujuan untuk mencegah perobekan paksa daerah perineum diakibatkan tekanan bayi. PUSAT GROSIR DISTRIBUTOR KULAKAN
100out of 100 based on 99998 ratings. 1 user reviews.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Bayi / Ibu Hamil / Persalinan dengan judul Proses Kelahiran Bayi. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://ibuhamilbayisehat.blogspot.com/2013/07/proses-kelahiran-bayi.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Unknown - Sabtu, 13 Juli 2013

Belum ada komentar untuk "Proses Kelahiran Bayi"

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Entri Populer

Artikel Ibu Hamil