Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi

Daftar Blog Saya

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kebutuhan Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebutuhan Bayi. Tampilkan semua postingan

Tips Melakukan Stimulasi Menyenangkan Sesuai Usia Janin

Memberikan stimulasi pada janin sangat baik untuk meningkatkan sel-sel otak pada janin, dan anda dapat mencoba tips melakukan stimulasi menyenangkan sesuai usia janin dengan cara yang baik dan benar. Dengan memberikan stimulasi yang baik, maka dapat meningkatkan kecerdasan anak di masa depan. Selain itu, memberikan stimulasi ini juga dapat membuat ikatan batin yang kuat pada ibu dan janin. Namun dalam memberikan stimulasi ini, anda harus mengetahui usia janin anda dengan tepat agar dapat memberikan stumulasi yang baik sesuai dengan usia janin anda. Karena setiap stimulasi yang diberikan berbeda-beda sesuai usia janin yang dikandung di masa kehamilan.

Tips Melakukan Stimulasi Menyenangkan Sesuai Usia Janin

Inilah beberapa tips melakukan stimulasi menyenangkan sesuai usia janin :

  • Usia janin 1-4 minggu – pada trimester pertama kehamilan, anda dapat menstimulasi asupan gizi yang baik untuk janin dalam kandungan seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang sangat kaya akan kandungan vitamin dan mineral. Dengan memperhatikan pola makan yang sehat anda dapat menstimulasi janin anda dengan baik.
  • Usia janin 9-12 minggu – pada usai ini, janin sangat sensitive dengan sentuhan. Oleh karena itu, dianjurkan bagi ibu hamil untuk memanjakan janin dengan sentuhan lembut dan berkomunikasi dengan janin dengan ikatan emosi yang positif.
  • Usia janin 13-16 minggu – di usia ini pendengaran janin sudah mulai berfungsi, anda dapat menjalin komusnikasi yang positif. Ibu dan ayah dapat memberikan stimulasi yang baik dengan mengajak berbicara pada janin agar janin dapat belajar menyimak dengan baik.
  • Usia janin 17-20 minggu – mendengarkan music klasik pada Janin usia ini dapat direspon dengan baik. Aturlah jadwal untuk menstimulasi janin dengan music klasik ini agar janin dapat menikmati alunan music dengan baik.
  • Usia janin 21-24 minggu – pada usia ini, anda dapat melakukan stimulasi dengan duduk rileks dan gunakan senter lalu arahkan pada perut anda dari kiri ke kanan, maka janin anda akan mereaksi dengan tendangan dan juga pukulan pada saat mendapati cahaya tersebut.
  • Usia janin 25-28 minggu – anda dapat melakukan stimulasi dengan memberikan sentuhan, cahaya dan mendengarkan musik. Dengen mengajak janin anda berkomunikasi dan memberikan sentuhan disertai dengan mendengarkan music yang dapat membuat janin anda merasa nyaman. Anda dapat menjadwalkannya dua kali sehari selama 30 menit.
  • Usia janin 33-36 minggu – pada bulan kesembilan ini, janin dapat merespon suara dari rahim, sehingga dapat memberikan ketenangan saat menjalani proses persalinan.

Demikianlah beberapa tips melakukan stimulasi menyenangkan sesuai usia janin yang dapat kami sampaikan. Semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Makan Bayi

Makan Bayi adalah hal yang harus diperhatikan seorang Ibu untuk memberikan asupan terbaik untuk sang buah hati. Bunda terkadang mungkin bingung untuk mengatur jadwal makan bayi sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI. Nah, supaya Bunda tidak bingung, berikut jadwal makan bayi usia 6 hingga 12 bulan yang bisa Bunda coba terapkan pada bayi supaya Ia sehat dan juga cerdas.

1. 6 – 7 bulan
  • 06.00 berikan ASI/susu formula
  • 08.00 berikan Biskuit
  • 10.00 berikan Buah
  • 12.00 berikan Bubur susu
  • 13.00 berikan ASI/susu formula
  • 14.00 berikan Biskuit
  • 16.00 berikan ASI/susu formula
  • 18.00 berikan Bubur susu
  • 19.00 berikan ASI/ susu formula
2. 7 – 8 bulan
  • 06.00 berikan ASI/susu formula
  • 08.00 berikan Biskuit/Bubur susu
  • 10.00 berikan Buah
  • 12.00 berikan Bubur saring
  • 13.00 berikan ASI/susu formula
  • 14.00 berikan Bubur susu
  • 16.00 berikan ASI/susu formula
  • 18.00 berikan Bubur saring
  • 19.00 berikan ASI/susu formula
3. 9 – 12 bulan
  • 06.00 berikan ASI/susu formula
  • 08.00 berikan Bubur susu
  • 10.00 berikan Buah
  • 12.00 berikan Bubur tim/Nasi lembek
  • 13.00 berikan ASI/susu formula
  • 14.00 berikan Bubur susu/biscuit/snack
  • 16.00 berikan ASI/susu formula
  • 18.00 berikan Nasi Tim/nasi lembek
  • 19.00 berikan ASI/ susu formula
Aturan Dasar dalam MPASI yang perlu Ibu ketahui
1. Mulai usia bayi 6 bulan :
  • Mulai memberi makan bayi dengan makanan lunak, contohnya biskuit yang diencerkan dengan air
  • Kenalkan juga bubur susu dengan jumlah yang sedikit demi sedikit supaya bayi terbiasa dengan teksturnya. Ibu sebaiknya membuat bubur susu sendiri dengan tepung beras yang dicampur susu bubuk atau dengan ASI.Berikan juga rasa lainnya seperti tepung beras merah, atau kacang hijau supaya bayi mengenal rasa.
  • Mulai berikan buah yang dihaluskan pada bayi. Misalkan pisang yang dikerok, pepaya atau bisa juga jus apel.
  • Pemberian ASI ataupun susu formula pada selang seling waktu makan utama. Sementara untuk kebutuhan susu atau cairan dihitung dari kebutuhan cairan tiap usia serta berat badanbya. Kebutuhan cairan bayi pada trimester pertama kelahirannya sekitar 150cc per hari per berat badan.Trimester kedua sebesar 125cc per kg per berat badan per hari dan pada trimester ketiga 110 cc per kg per berata badan per hari.Contohnya pada usia 12 bulan dengan berat badan 10 kg, makan kebutuhan cairannya adalah sebesar 110 cc x 10 kg, yakni sebesar 1.100 cc
2. Mulai usia 7 bulan :
  • Perkenalkan bayi dengan tekstur yang lebih kasar, seperti bubur tim saring. Cobalah terus memberikannya jika bayi menolak atau muntah sebab tahapan ini haruslah dilalui bayi. Bila tidak, nantinya bayi akan malas untuk mengunyah.
  • Perhatikanlah asupan zat besi yang bisa diperoleh pada hati, sebab pada usia ini cadangan zat besi pada bayi mulai berkurang.
  • Sesudah dengan bertahap memberikan bayi tim saring, bayi dapat dikenalkan pada nasi tim tanpa disaring.
  • Gunakanlah sedikit bumbu saja, seperti garam, sebab ginjal bayi belum berfungsi sempurna pada usia 6 - 7 bulan. Bawang merah dan putih juga sedikit saja. Merica baiknya digunakan sesudah anak berusia 2 tahun
3. Mulai 9 bulan :
  • Mulai kenalkan bayi dengan bubur beras ataupun nasi lembek, lauk pauk serta sayuran seperti sup.
  • Usia 1 tahun, bayi sudah dapat mengonsumsi makanan keluarga.
Demikianlah tips dan jadwal makan bayi yang perlu Bunda perhatikan. Semoga sedikit artikel ini bisa bermanfaat untuk Bunda dalam memberikan asupan makanan yang terbaik untuk si kecil.

Bayi Susah Tidur

Bayi Susah Tidur adalah salah satu masalah yang serigkali memusingkan para orang tua. Bayi sudah tidur bisa mempengaruhi kehidupan rumah tangga dan pekerjaan. Olwh karena itu, mengatasi bayi susah tidur jadi agenda utama bagi para orang tua muda yang baru mempunyai anak. Kondisi bangun berulangkali di tengah malam demi untuk membujuk si kecil untuk kembali tidur bergantian dengan pasangan, bukan sesuatu yang menyenangkan. Kedua orang tua yang tengah mempunyai bayi memang sering terganggu dengan masalah bayi susah tidur. Karena masalah ini dapat menyebabkan menurunnya jumlah dari tidur sang ayah maupun ibu. Berkurangnya jam tidur karena si kecil yang terlalu sering tbangun di tengah malam bisa mempengaruhi suasana hati, kekebalan tubuh serta menggangu kinerja tubuh untuk memproses suatu informasi.


Maka dari itu, sebaiknya Anda mengetahui langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk membuat bayi anda tetap tidur dengan lelap di waktu jam tidurnya. Biasakanlah suatu kegiatan yang mengisyarakatkan waktu tidur bagi si kecil telah tiba. Kebiasaan seperti menyikat gigi, minum susu hangat, memakai piama serta mendongeng dapat menjadi signal yang bagi anak sebagai langkah dalam mempersiapnkan diri sebelum tidur. Suasana kamar yang tenang dan memiliki penerangan yang lembut dapat memberikan efek yang nyaman serta selanjutnya menstimulasi otak bayi untuk segera istirahat. Sebaiknya, hindarkan dari bayi bunyi-bunyi yang berasal dari televisi maupun radio, suara bising alat elektronik bisa membuat bayi terus terjaga.

Kurangi pula asupan kafein yang biasanya tanpa disadari telah terkandung di dalam makanan-makanan kecil. Di dalam sebatang cokelat, secangkir teh ataupun permen rasa kopi ternyata memiliki kandungan jumlah kafein yang bia membuat bayi terjaga lebih lama. Menemani anak sampai mereka benar-benar terlelap merupakan kunci kesalahan yang paling utama. Anak akan terbiasa dengan hadirnya anda sehingga ketika terbangun di sela-sela jam tidurnya dan tidak melihat anda, maka mereka akan merasa gelisah. Mulai tanamkan kemandirian terhadap anak dengan menemaninya hanya sampai anak hampir tertidur dan bukannya sampai anak terlelap. Ketika anak telah terbiasa dengan kesendiriannya, maka anak tidak akan lagi merengek untuk minta ditemani saat terbangun di tengah malam. Pola untuk membatasi pendampingan ini akan dapat mendidik anak untuk mengatasi rasa gelisah serta membuat anak lebih percaya diri lagi di kemudian harinya. Perlu diperhatikan bagi orang tua, anak yang rewel dapat menjadi kode penanda dari keadaan tidak enak badan. Periksa suhu tubuh anak jika rewel tidak mereda, mungkin hidungnya mampet hingga ia jadi susah bernafas.

Tidur Bayi

Tidur Bayi - Tiap bayi memiliki pola tidur yang tak sama dengan setiap bayi lainnya. Ada yang dapat tidur semalaman tanpa tbangun, ada juga yang bangun beberapa kali karena ingin menyusu atau karna ganti popok. Kapan bayi akan mulai dapat tidur semalam tanpa terbangun pun berbeda-beda pada tiap bayi.Akan tetapi, tidur bayi nyenyak dapat Bunda usahakan dengan melakukan pembiasaan. Karena, pola tidur bayi dapat Anda pelajari serta Bunda juga bisa mengondisikannya sesuai pola tidurnya.


  • Ada bayi yang dapat tidur nyenyak setelah Ia mandi. Sebelum bayi Anda tertidur, sekalah tubuhnya dengan air hangat sehingga akan membuat bayi tidur dengan lelap.
  • Bayi tidur nyenyak sesudah perut kenyang. Pastikanlah bayi kenyang sebelum Ia tidur. Bayi lapar biasanya akan tidur terputus-putus karena minta menyusu.
  • Bayi tidur nyenyak jika mendengar bunyi-bunyian, seperti musik atau suara ibu sendiri. Bacakanlah buku ataupun bercerita apa saja. Meskipun bayi belum memahami isi ceritanya, suara Ibu bagaikan lagu yang dapat meninabobokkannya. Di usia berikutnya, anak akan faham kalau dongeng atau cerita adalah pertanda kalau ia harus tidur. Menyanyi ataupun memperdengarkan musik lembut dapat pula Bunda lakukan karena bisa membantu bayi supaya mudah tidur. Bayi akan belajar untuk mengaitkan lagu dengan tidur.
  • Ada juga bayi yang lebih suka digendong ketika tidur, sebab ayunan serta bunyi detak jantung ibu membuat Ia tidur dengan lelap. Di usia berikuttnya, bayi akan tahu, jika ia digendong, itu artinya saatnya tidur. Tidak perlu khawatir berlanjut hingga bayi besar. Sejalan dengan perkembangannya, Ia akan memilih sendiri cara dan pola tidurnya.
Selain dengan mengetahui pola tidur bayi, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk membantu agar bayi tidur dengan nyenyak, yaitu:
1. Mandi.
Mandi atau menyeka bayi dengan air hangat (30ºC-35ºC). Gunakanlah sabun lembut untuk membuatnya rileks dan siap untuk tidur. Jadikanlah aktifitas ini sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan Bunda dengan buah hati.
2. Pijat.
Setelah mandi, lakukanlah pijatan lembut yang bisa menenangkan bayi. Usapkanlah baby oil atau baby lotion dengan merata ke telapak tangan Bunda, kemudian pijat perut bayi secara perlahan. Kemudian dengan gerakan lembut, usapkanlah tangan Bunda mulai dari bahu, lalu turun ke pinggang, dari paha, lalu turun ke kaki dan naik kembali ke paha. Selanjutnya, pijatlah bagian bahu menuju tangan lalu kembali lagi ke bahu.
3. Saat tenang.
Ciptakan suasana tenang, dengan meninabobokkan, Membacakan dongeng atau memutar musik lembut. Taburkanlah bedak lembut pada tubuhnya sehingga dapat membuat si kecil jadi lebih tenang dan rileks.

Bayi Tidur

Bayi Tidur - Beberapa bayi akan tidur dengan cukup serta lama selama hari-hari pertamanya dan hanya akan bangun sebentar karena mungkin kurang menarik untuk menyusu. Sementara bayi  lain malah terkadang sebaliknya, bangun, rewel serta harus sering disusui. Kedua bayi dengan kebiasaan tersebut adalah normal. Siklus tidur bayi sangatlah berhubungan dengan seberapakah sering ia menyusu. Setelah menyesuaikan dengan lingkungan barunya, bayi akan bisa tidur 12 hingga 20 jam per hari. Pada mulanya periode tidurnya singkat namun sering. Asalkan bayi mendapatkan makanan yang cukup, berapapun lama bayi tidur akan bersifat individual serta tak perlu dikawatirkan.


Ketika bayi makin besar, bayi mungkin akan bangun di tengah malam lalu tidur lagi. Meski demikian, seorang bayi haruslah diberi susu, digendong, diganti popoknya, dininabobokkan, dipijat ataupun cara lainnya sebelum Ia kembali tidur. Banyak dari orang tua yang baru memiliki anak bayi, bertanya-tanya kapankah mereka harus memberikan makan pada bayinya. Bila bayi lapar, bayi akan bangun, mencari serta mengisap apapun yang di dekatnya serta akan melambaikan lengan dan kakinya dengan kuat untuk mengisyaratkan kalau ia lapar. Bila Anda menunggu, maka bayi akhirnya akan menangis. Dimanakah bayi tidur merupakan keputusan pribadi. Banyak yang menemukan kalau bila bayinya dibaringkan akan lebih mudah tidur bersama mereka dalam satu tempat tidur. Bayi yang baru lahir sedang menjalani masa transisi dari janin yang terbungkus hangat serta rapat di dalam rahim, dan mendengar bunyi dari tubuh ibu. Bayi yang baru lahir memiliki periode bangun yang panjang pada malam hari, sama seperti yang dilakukan di rahim ibu selama masa kehamilan.

Di mana pun bayi tidur, bayi perlu untuk diletakan di permukaan yang datar serta dalam posisi terlentang demi mengurangi resiko sindrom kematian bayi mendadak(SIDS). Hal seperti menempelkan bayi pada posisi wajah bayi ke bawah, menempelkan pada seprei yang terbuat dari kulit domba, seprai leyang mbut, atau quilt telah terbukti memiliki hubungan terhadap kematian bayi karena tersumbat. Secara berkala, letakkanlah bayi tertelungkup ketika ia bangun demi mencegah berkembangnya bentuk kepala yang tak bulat dan memberikan kesempatan pada bayi untuk mengangkat kepala serta memperkuat otot leher. Menggendong bayi menggunakan lengan atau gendongan yang diletakan di depan juga dapat memberikan manfaat tersebut.

Mainan Anak Bayi

Mainan Anak Bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi untuk anak bayi. Memberikan mainan yang tepat pada anak bayi akan membantu untuk memaksimalkan rangsangan pada kecerdasan anak. Namun sayangnya, tak banyak orang tua yang menyadari terhadap bagaimana cara memilih mainan yang tepat untuk anak bayinya. dr.Atilla Dewanti Sp.A(K), Dokter spesialis anak, menyatakan kalau pemilihan mainan tergantung pada kemampuan serta kebutuhan anak bayi. Sebaiknya, Bunda memilihkan mainan anak bayi berdasar pada usia si kecil.

Pada saat Ia berusia 0-3 bulan, Bunda bisa memilih mainan anak bayi yang berwarna, datar, cerah serta dapat merangsang aktivitas motorik anak. Hal ini karena mata anak bayi usia 0 hingga 3 bulan massih belum bisa melihat dengan jelas. Pilihan maianan dengan warna cerah akan dapat merangsang penglihatan serta membantu anak bayi untuk melihat mainan lebih jelas. Saat anak bayi usianya beranjak 6 bulan, mainan yang dapat digigit (teethers) bisa jadi pilihan. Mainan ini dapat merangsang pertumbuhan giginya. Orangtua juga dapat memilih mainan yang memiliki tombol yang dapat ditekan atau yang bertekstur sehingga dapat merangsang kemampuan motoriknya. Di jenjang usia ini, anak bayi mulai suka mandi, Bunda dapat memberinya mainan yang dapat mengapung untuk menemaninya saat sedang mandi. Jika anak bayi masih kecil, misal usia 6 bulan, jangan menaruh mainan bayi di atas tempat tidur. Bayi malah akan pusing terlebih jika mainannya bergerak.

Saat memasuki usia 6 hingga 9 bulan, anak dapat diberikan mainan yang dapat bergulir, untuk merangsang akan kemampuan motoriknya. Di usia 9 hingga 12 bulan, mainan yang dapat merangsang interaksi, seperti boneka tangan jadi pilihan yang baik. Dengan mainan, anak bayi diajak untuk berkomunikasi sehingga dapat merangsang kemampuannya dalam berbahasa serta berekspresi. Di usia 1 tahun, Bunda mulai dapat memilihkan mainan anak outdoor, seperti kolam renang mini atau kuda tunggang. Mainan yang dapat merangsang koordinasi mata tangan seperti organ kecil ataupun menara susun juga jadi alternatif yang baik. Sementara Buku atau puzzle mulai dapat diperkenalkan di usia 2 tahun. Puzzle ini jangan lebih dari 10-15 keping. mainan dapat yang merangsang imajinasi serta koordinasi mata tangan, seperti traktor mini, boneka peri atau bowling monster dapat diberikan. Dan saat anak menginjak usia 3 tahun, pensil warna dapat jadi pilihan. corat mencoret juga jadi kegiatan wajib yang dapat merangsang kemampuan dari motorik halusnya.

Game Anak Bayi

Game Anak Bayi - Meskipun masih bayi, anak bisa Bunda berikan game anak bayi atau mengajaknya bermain dengan permainan-permainan yang dapat meningkatkan kecerdasan dan kekreatian anak bayi. Nah, berikut adalah sejumlah game anak bayi yang bisa membantu untuk mencerdaskan otak anak.
 
Usia 6 hingga 9 bulan.
• Gunung Bantal. 
Manfaatnya adalah untuk melatih anak bayi dalam memadukan gerakan kaki dan tangan ketika merangkak dalam gerakan mendaki. Cara mainnya, Tumpuklah 2 hingga 3 bantal besar, kemudian taruh mainan kesukaan anak bayi di bantal paling atas. Letakkanlah anak bayi di sisi bantal paling bawah, semangatilah si kecil untuk mendaki tumpukan bantal dan meraih mainanya.
• Tumpah Ruah.
Manfaat dari permainan ini adalah untuk mengenalkan konsep spasial sederhana, isi dan kosong, mengenalkan bentuk, ukuran serta berat benda. Cara mainnya, isilah Baskom plastik dengan mainan anak bayi yang kecil-kecil, seperti aneka binatang. Berikanlah pada anak, biarkanlah ia menumpahkannya. Selanjutnya, Bantulah anak mengembalikan mainan yang ditumpahkannya kembali ke dalam baskom. Biarkanlah ia melakukannnya berulangkali, tumpahkan lalu masukkan lalu tumpahkan.
Usia 9 hingga 12 tahun.
• Menara Kudus.
Manfaatnya adalah untuk melatih keterampilan anak bayi dalam memegang obyek, melatih koordinasi tangan dan mata ketika menumpuk benda tanpa terjatuh. Cara mainnya, siapkanlah beberapa kardus atau bisa juga kotak bekas yang dibungkus dengan kertas warna-warni supaya terlihat menarik bagi anak bayi. Berikan contoh bagaimana cara menumpuknya, lalu biarkan diikuti oleh anak bayi. Namun bila ia tak tertarik, biarkan saja dia bermain sesukanya.
• Kejar Sinar.
Game ini bermanfaat untuk melatih koordinasi dari motorik kasar dan halus anak bayi ketika merangkak untuk mengejar sinar. Cara mainnya, ambillah lampu senter lalu redupkanlah lampu di ruang main, nyalakan lampu senter, sorotkan ke tembok di dekat anak bayi dan biarkan dia mengejar sinar lampu senter itu. Kemudian sorotkan ke lantai, dan ke tembok lagi. Kalau perlu, tutuplah permukaan senter menggunakan kertas berbentuk hewan supaya sinarnya berbentuk hewan pula.

cukup menarik bukan Bunda? Ayo jadikan si kecil menjadi anak yang cerdas sejak Ia masih anak bayi di bawah umur 1 tahun dengan games anak bayi yang mencerdaskan tersebut. Semoga bermanfaat.

Games Anak Bayi

Games Anak Bayi - Ketika anak bayi sudah menginjak usia 8 sampai 12 bulan, jenis games anak bayi semakin beragam sesuai dengan perkembangan anak bayi. Berikut adalah beberapa jenis games anak bayi usia 8 hingga 12 bulan beserta manfaatnya, yang semoga bisa membantu Ibu.



Jenis Games
Usia Anak Bayi
Manfaat
Menebak Kotak
8 bulan ke atas
  • Membantu untuk mengembangkan konsep ruang bagi anak bayi, yakni dalam, luar, bawah, dan atas
  • Mendukung perkembangan motorik anak bayi
  • Membantu koordinasi mata dengan tangan
  • Menambah pembendaharaan kosa kata bayi
Mencari Mainan Yang Tersembunyi
8 bulan ke atas
  • Memberikan dampak positif pada perkembangan emosinal bayi
  • Memahami terhadap konsep hilang dan timbul, serta sebab dan akibat
  • Menstimulasi koordinasi pada mata-tangan-kaki, taktil, serta keberadaan permanen sebuah benda
Serunya ketika mandi
9 bulan ke atas
  • Mengasah kepekaan dari indera peraba anak bayi
  • Membantu abak bereksplorasi dengan mainannya yang beraneka bentuk serta warna
  • Menambahkan pembendaharaan kosa kata anak bayi
  • Membantu dalam mengembangkan konsep ruang
  • Memberi pemahaman awal tentang sifat benda
  • Menstimulasi koordinasi mata dan tangan, motorik halus serta taktil
Yuk, Membaca Buku
8 hingga 12 bulan
  • Membantu dalam mengembangkan kemampuan bahasa bayi
  • Membantu keinginan anak dalam mengeksplorasi sebuah benda
Mengisi dan Mengosongkan
8 hingga 12 bulan
  • Merangsang indera peraba anak bayi
  • Menstimulasi keterampilan pada motorik halus, dan koordinasi mata dengan tangan.
  • Mengasah pemahaman tentang sebuah benda
Menyusun Gelang Berwarna-warni
9 hingga 12 bulan
  • Mendukung keterampilan dalam memasukkan benda
  • Menstimulasi motorik halus anak bayi
  • Mengasah kemampuan akan koordinasi mata-tangan
  • Membedakan warna dan bentuk
  • Mengasah kemampuan untuk menyelesaikan masalah
  • Mengenalaknkan konsep ukuran serta urutan
Halo..Halo...Halo...
11 hingga 12 bulan
  • Memberi kesempatan dalam bereksplorasi bagi anak bayi
  • Mengasah kemampuan bicara dan berbahasa
  • Membantunya mengembangkan imajinasi
Membantu Ibu
10 bulan ke atas
  • Mengasah motorik halus anak bayi
  • Melatih koordinasi mata dengan tangan bayi
  • Membantu untuk memahami konsep ruang
  • Memberi keyakinan terhadap dirinya
Main Bola
9 hingga 12 bulan
  • Menguatkan ootot kaki anak bayi
  • Merangsang perkembangan serta koordinasi mata-kaki, mata-tangan, serta motorik kasar
  • Belajar untuk memfokuskan indera penglihatan, dan memperkirakan jarak
  • Mengembangkan pemahaman akan konsep ruang
  • Mengasah akan kecerdasan interpersonal
Belajar Mengendarai Mobil
9 bulan ke atas
  • Membantu untuk stimulasi koordinasi antara mata-tangan-kaki
  • Melatih keseimbangan tubuh, mengasah motorik kasar serta otot tubuh bagian bawah
  • Mengasah keterampilan dalam mengendalikan sebuah benda
Mendorong Kereta
11 hingga 12 bulan
  • Mengasah kemampuan dalam berjalan tanpa bantuan orang lain
  • Menguatkan otot tangan serta kaki
  • Mengembangkan kemampuan dari motorik kasar
  • Mengembangkan keseimbangan tubuh
  • Mengendalikan tenaga dari otot tubuh bagian bawah

Bagaiman Bunda? Menarik bukan? Semoga beberapa Games bayi di atas bisa bermanfaat bagi Bunda dalam mengembangakan kecerdasan dan potensi anak bayi.

Makanan Bayi Sehat

Makanan Bayi Sehat - Bayi membutuhkan nutrisi serta kalori tambahan sebagai pendukung bagi tumbuh dan kembangnya. Walaupun demikian, tetap saja kalori yang masuk serta kalori yang keluar haruslah seimbang. Berikut adalah tips dalam memberikan makanan bayi sehat.

  • Latihlah kepekaan rasa bayi. Bila bayi dibiasakan makan yang sehat, maka pola tersebut akan terbawa hingga kedepannya. Oleh karenanya, mulai bentuk kebiasaan ini sedari dini.
  • Sajikan hanya makanan sehat. Misalkan, perbanyak sayur serta buah, batasilah asupan gula, olah makanan dengan sehat, dan lainnya.  
  • Lupakanlah aturan habiskan makananmu. Bayi perlu belajar untuk berhenti makan saat Ia sudah kenyang. Bila bayi harus selalu menghabiskan makanannya meskipun sudah kenyang, Ibu akan malah repot untuk menyuruhnya berhenti makan nantinya. Tidak perlu menyediakan makanan yang berlebih. Kalaupun masih lapar, si kecil pasti akan minta lagi.
  • Siasatilah acara makan bersama. Daam sebuah studi, terbukti, keluarga yang selalu makan bersama, setidaknya satu kali sehari, akan mengkonsumsi makanan lebih bergizi dibanding mereka yang tak melakukannya.
  • Anak merupakan peniru ulung. Sehingga, Ibu dan suami haruslah kompak serta membuat anak selalu melihat Anda berdua saat mengonsumsi makanan yang baru serta sehat. Bila Ibu tidak suka pada makanan tertentu padahal baik bagi anak, pura-puralah menikmatinya.
  • Jadikan makanan sehat satu-satunya pilihan. Kosongkan kulkas Ibu dari makanan yang tak sehat, dan hanya sajikan makanan bergizi yang seimbang saat waktu makan bayi. Ketika lapar, mau tak mau anak akan memakan makanan yang ada.
  • Kenalkan si kecil pada makanan baru tiap minggunya. Bila awalnya anak tak mau menyentuh makanan, coba lagi, lagi, dan lagi. JIka perlu, sajikanlah makanan itu hingga 10 kali sebelum anak tergerak untuk mencicipinya. Dalam sebuah studi, dibuktikan bahwa anak akan menerima pada makanan yang mulanya ditolaknya, sesudah terekspos makanan itu hingga 10 sampai 15 kali.
  • Biarkanlah si kecil memilih. Berikanlah daftar makanan sehat terbaik baginya, biarkanlah dia memilih 2 hingga 3 jenis makanan yang paling ia sukai. Anak pastiya akan menghabiskan makanan yang ia pilih sendiri.
  • Tambahkan sesuatu. Seperti sayur, misalkan brokoli atau bayam yang mengandung suatu zat, jadi terasa pahit. Untuk menetralisir rasa pahit itu, tambahkanlah garam, gula, atau lainnya.

Makanan Sehat Bayi

Makanan Sehat Bayi - Makanan sehat untuk bayi tentunya berbeda dengan orang dewasa. Makanan yang sehat bagi orang dewasa belum tentu cocok sebagai makanan bayi karena bayi mempunyai perut yang masih kecil serta masih belum terlalu kuat. Tiap makanan yang masuk ke perut bayi haruslah diatur dengan baik. Ada hal-hal yang perlu untuk dipertimbangkan saat Ibu menyiapkan serta mengatur makanan sehat bayi, seperti usia bayi, cara dalam mengolah makanan, serta kandungan gizi makanan. Tiap tahapan usia bayi mempunyai jenis makanan yang berbeda. Di usia 0-6 bulan, bayi hanya dibolehkan mengkonsumsi makanan cair saja, yakni Air Susu Ibu (ASI). Kemudian, ketika menginjak usia 6-12 bulan, bayi sudah boleh diberikan makanan lembut serta semi-padat, misalkan bubur atau pisang. Setelah mencapai usia setahun, Ibu sudah leluasa dalam memberi variasi makanan sehat pada bayi, misalkan potongan buah atau sayur. Namun yang harus diingat, adalah untuk selalu memperhatikan higienitas dari makanan yang Ibu berikan.

Akan lebih baik bila Ibu memasak sendiri masakan sehat yang disajikan untuk si kecil. Bahan-bahan makanan bayi sehat biasanya terdiri atas beras, daging, sayuran, ayam dan ikan. Untuk ikan, pilihlah yang masih segar serta berwarna merah. Dan untuk sayur, pilihlah pula yang masih segar serta berwarna cerah. Masaklah menggunakan cara serta rasa terbaik supaya si kecil menyukainya. Ketika memasak, pastikanlah makanan matang secara sempurna supaya segala kuman serta bakteridapat mati. Akan tetapi, jangan juga memakai api terlalu besar serta terlalu lama, sebab makanan dapat jadi lembek serta nutrisinya jadi hilang. Terpenting dalam menyiapkan serta mengatur makanan sehat bayi adalah janganlah pernah menambah bumbu penyedap, namun makanan bayi juga harus tetap memiliki cita rasa yang disukai bayi.  Bahan ini dapat menimbulkan kerusakan pada fungsi otak. Sesudah matang, biarkanlah panas makanan hilang dulu, selanjutnya cicipilah lebih dulu. Pastikanlah makanan tersebut akan nyaman ditelan oleh si kecil. Sementara bila Anda memilih menggunakan makanan bayi instan, periksa selalu kemasan serta tanggal kadaluarsanya. Janganlah memilih produk berkemasan rusak atau mendekati tanggal kadaluarsanya. Bila Ibu ingin menyimpan makanan bayi yang telah dimasak untuk diberikan padanya lagi nanti, simpanlah pada tempat yang bersih serta jauh dari bau yang menyengat.

Ada baiknya Ibu juga mempelajari kandungan gizi makanan serta kaitannya dalam menyiapkan serta mengatur makanan sehat bayi. Misakan dengan dengan cari tahu kandungan gizi dari makanan instan bayi yang Ibu sajikan. Ibu dapat membaca label daftar gizi (biasanya ada pada bagian belakang produk). Hindarilah memilih makanan bayi dengan banyak kandungan perasa buatan. Sementara untuk bahan makanan yang alami, kandungan gizinya dapat diketahui dengan cara memahami bagaimana prinsiap piramida makanan bayi. Piramida makanan bayi ini biasanya dapat ditemukan pada buku panduan kesehatan bayi.

Merawat Bayi


Merawat Bayi tentu merupakan hal yang menyenangkan, tiap Ibu tentu ingin melakukannya. Namun seringkali, Ibu masih tidak berani untuk merawat bayi nya sendiri, karena tidak bisa atau takut melukai bayi. Namun sebenarnya, dengan sedikit latihan, Ibu bisa merawat bayi sendiri yang tentunya akan mendekatkan hubungan Ibu dengan bayi. Meskipun Anda Ibu baru, Ibu tetap harus berani dalam merawat anak sendiri, memegang bayi begitu Dia lahir, tanpa dibantu oleh siapa pun. Pertahankanlah kebiasaan tersebut selama satu minggu pertama sejak kelahiran bayi, lanjutkanlah satu bulan pertama sampai lama kelamaan ibu makin mahir dalam merawat bayi sendirian.

Kemahiran dalam merawat bayi baru lahir akan semakin terasah dikarenakan ibu berani untuk mengurus bayi tanpa bantuan orang lain, melewati sejumlah trial-error, dan tak mudah menyerah walaupun muncul perasaan bingung serta khawatir. Yang ckup penting dalam merawat bayi adalah  menjaga bonding dengan bayi di saat 72 jam pertama pasca persalinan. Walaupun tubuh ibu belum pulih dengan sempurna, namun perawatan bayi tetaplah harus menjadi perhatian ibu serta ibu juga perlu untuk melawan perasaan khawatir ketika memegang bayi pertama kalinya, membersihkannya dan melakukan perawatan bayi rutin harian lainnya. Kepercayaan diri sang ibu sangatlah diperlukan pada satu jam pertama sejak kelahiran bayi. Ibu memiliki naluri alami untuk merawat anaknya, jadi tidak perlu khawatir, lama-kelamaan Ibu akan mengerti cara merawat bayi dengan baik.

Jika Ibu takut, maka banyak yang akan mau mengambil alih peran ibu ini. Orangtua, mertua, atau keluarga akan dengan senang hati untuk mengambil alih pekerjan merawat bayi tersebut. Padahal yang mestinnya mendekatkan diri dengan bayi pertama kalinya adalah ibu, bukannya orang lain. Keberanian serta kepercayaan diri ibu ini yang sangatlah penting untuk dimiliki begitu bayi terlahir. Begitu bayi tumbuh besar, Ia akan selalu merasa dekat dengan sang ibu. Bila kebiasaan merawat bayi tanpa bantuan ini Ibu lanjutkan terus, Anak juga akan punya kedekatan yang kuat dengan ibu

Masa Perkembangan Bayi


Masa Perkembangan Bayi -  Masa perkembangan bayi sanagtlah membutuhkan bantuan Ibu. Ibu perlu untuk menjaganya agar tetap tumbuh dan berkembang dengan baik. Tidak hanya tumbuh, namun bayi juga berkembang seiring dengan usianya yang terus bertambah. Dan, pada tiap tahapan usia yang dilaluinya akan memperlihatkan perkembangan yang ditandai dengan kemajuan pada aktivitasnya Ibu perlu mengenali tahapan perkembangan bayi ini lebih dalam. Jika masing-masing tahapan perkembangan ada yang tak tercapai, Ibu patut waspada karena hal itu sangatlah berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya secara keseluruhan.

Perkembangan bayi adalah bagian dari kecerdasan. Hal tersebut mencakup akan kemampuan perseptual, motorik (gerakan tubuh), kognitif, serta keterampilan sosial. Semua kemampuan tersebut harus diciptakan dapat lentur dalam menghadapi tuntutan hidup pada keseharian bayi nantinya. Pada umumnya, bayi akan normal dalam menempuh tahap perkembangannya. meski demikian, tiap bayi tak selalu sama akan tahap perkembangannya. Sedikit perbedaan dalam kecepatan perkembangan adalah hal yang lurah. Oleh karena itu, Ibu tak perlu kaku dalam menilai kemajuan perkembangan bayi Ibu. Ibu tak perlu cemas dulu jika perkembangan bayi tak persis sesuai standar baku jika masih dalam batas normal. Namun jika kelambanan perkembangan yang ekstrem yang diperlukan perhatian khusus.
Berikut adalah tahapan masa perkembangan bayi secara umum.
  1. 0-1 bulan, Semua aktifitas bayi masih berjalan dengan naluriah. Menangis adalah satu-satunya keterampilan berkomunikasi pertamanya.
  2. 2 bulan, memiringkan kepala selama beberapa detik, bisa tersenyum, melihat serta mengikuti wajah pengasuhnya dengan mata yang bisa mengikuti hinga sudut maksimum 90 derajat dan mengucap "oohh" dan "ahh".
  3. 3-4 bulan, bisa mengangkat kepala, menggenggam objek, mengenal suara serta merespon Ibu dengan suara.
  4. 4 bulan, bisa tengkurap
  5. 5 bulan, bisa berguling
  6. 6 bulan, bisa mengangkat dada serta perut atas ketika tengkurap
  7. 8-9 bulan, bisa merangkak
  8. 10-11 bulan, bisa merambat-rambat di sekitar kursi
  9. 9 - 12 bulan, bisa meraih mainan ketika duduk
  10. 11-12 bulan, posisi bisa berdiri
  11. 15 bulan, bisa berjalan
  12. 18 bulan, bisa berlari namun masih sering terjatuh
  13. 2 tahun, sudah lancar berjalan serta berlari
  14. 3 tahun, bisa berdiri dengan satu kaki selama beberapa saat
  15. 4 tahun, bisa berlari, memanjat, melompat, naik sepeda roda tiga
  16. 5 tahun, bisa melompat dengan satu kaki, bermain sepatu roda, renang, serta memanjat.

Fase Perkembangan Bayi


Fase Perkembangan Bayi - Perkembangan bayi memang cukup cepat, terutama dalam satu tahun pertama kelahirannya. Tiap bulan, ada saja perkembangan bayi yang terkadang sangat menarik bagi orang tua. Berikut adalah fase-fase atau tahapan perkembangan bayi setiap bulannya.
1. Usia 0-1 bulan
Di bulan pertamanya, aktivitas bayi masih berjalan secara naluriah. Meski bayi bisa melihat, mendengar, meraba, membau dan merasa, namun Ia belum mengerti akan maknanya. Keterampilan pertama yang dipelajarinya ialah menangis yng merupakan satu-satunya cara berkomunikasinya dengan dunia luar.
2. Usia 2 bulan Meski bayi masih beraktivitas secara naluriah, kesadaran diri bayi mulai terbentuk. Bayi sudah mulai melakukan sejumlah tindakan sukarela. Bayi dapat memiringkan kepalanya beberapa detik dan bersuara “oooh” dan “aaah". Bayi juga bisa tersenyum serta mengikuti wajah pengasuhnya dengan matanya hingga sudut 90°.
3. Usia 3 bulan Bayi sudah bisa mengambil alih kendali atas tubuhnya serta hanya sesekali saja mengepalkan tinju. Bayi sudah menggenggam benda secara aktif dengan tangan, memiringkan kepala ketika berbaring serta menahannya untuk sementara. Kepalanya sudah bisa dijaganya dengan stabil dan matanya bisa mengikuti gerakan benda ke semua arah, sudah mengenal suara Ibunya, tersenyum serta merespon Ibu dengan suara.
4. Usia 4 bulan
Bayi sudah bisa tersenyum serta tertawa dengan spontan, berbalik sendiri dari posisi terlentang ke posisi tengkurap, menahan beban di kaki sehingga sesekali bisa melakukan “push-up”, memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya serta mulai mengoceh.
5. Usia 5 bulan Bayi sudah bisa mengenali warna dan bermain dengan tangan serta kakinya. Bayi mungkin sudah mengetahui namanya, jadi Ia bereaksi jika dipanggil. Terkadang pada usia ini bayi juga sudah bisa duduk untuk sesaat.
6. Usia 6 bulan Bayi sudah bisa menengok ke arah suara serta mulai bisa menirukan suara. Kebanyakan bayi sudah bisa berguling ke kanan dan kiri. Terkadang juga sudah bisa duduk stabil di usia ini.
7. Usia 7 bulan Di usia ini, biasanya bayi sudah dapat duduk stabil. Sebagian bayi sudah bisa merangkak. ia akan menjulurkan lengannya ke Anda bila ingin diangkat. Bayi mulai suka memasukkan segala sesuatu ke mulutnya.
8. Usia 8 bulan Bayi sudah bisa berbicara lebih terstruktur, misalnya “baba” dan “dada”, namun belum ada maknanya. Sejumlah bayi sudah bisa berdiri dengan pegangan pada sesuatu (jawa: truntunan).
9. Usia 9 bulan Di usia ini terkadang bayi sudah bisa bangkit sendiri dari posisinya duduk ke berdiri dengan pegangan. Bayi sudah dapat makan dengan tangannya serta meminum dari cangkir dengan bantuan Ibu.
10. Usia 10 bulan Bayi sudah bisa melambai tangan, dadah serta memungut benda dengan jepitan jarinya. Kemampuan merangkaknya sudah sempurna (perut tak menyentuh lantai). Bayi mungkin juga sudah bisa memanggil mama atau papa dengan benar.
11. Usia 11 bulan Bayi sudah dapat menyampaikan keinginannya dengan isyarat.Ia juga paham pada beberapa perintah sederhana seperti minum dot atau mengambil sendok. Terkadang bayi juga sudah dapat berjalan dengan bimbingan serta mampu mengucapkan beberapa kata.
12. Usia 12 bulan Biasanya, bayi sudah bisa berbicara sederhana dan berjalan. Bila Ia mengembangkan keterampilan bicara lebih dahulu, maka biasanya kemampuan berjalannya tertinggal. Dan sebaliknya, jika Ia dapat berjalan lebih dahulu maka keterampilan berbicaranya lebih tertinggal. Bayi perempuan biasanya akan lebih dulu mengembangkan keterampilan bicara, namun tak semuanya begitu.

Cara Menyusui Bayi


Cara Menyusui Bayi - Menyusui bayi adalah hal yang wajib dilakukan oleh seorang Ibu untuk memberikan asupan gizi pada bayinya, terutama, di enam bulan pertama kelahirannya. Karena, perlu diingat, bahwa Air Susu Ibiu ( ASI ) adalah makanan terbaik bayi, dan tak ada yang bisa menggantikannya. Jika tidak ada halangan, maka sebaiknya selalu susui bayi Anda. Untuk Anda yang baru punya momongan pertama kalinya, mungkin Ibu akan kesulitan atau bigung bagaimana cara Ibu menyusui bayi. Untuk Ibu yang masih bingung, bisa membaca tips cara menyusui bayi berikut ini.
  1. Cuci tangan Ibu menggunakan sabun sebelum menyusui bayi.
  2. Susui bayi Ibu sesuai keinginannya, susui saat Dia minta, dan berhenti saat di sudah tidak mau, jangan dijadwal.
  3. Bersihkanlah area puting dan aerola (bagian hitam di sekitar puting) menggunakan air hangat.
  4. Dekap bayi serta letakkan kepala bayi di lipatan lengan Anda. Pastikanlah Ibu dan bayi dalam kondisi yang nyaman. Usahakan perut bayi menempel pada badan Ibu, sementara telinga serta lengan bayi berada pada satu garis lurus.
  5. Saat mulai menyusui, pegang bagian bawah payudara Ibu dengan keempat jari dengan ibu jari letakkan di bagian atas payudara.
  6. Sentuhkanlah puting pada pipi bayi untuk merangsang supaya mulut bayi terbuka lebar. Bayi pada umumnya punya refleks menghisap yang kuat.
  7. Masukkanlah seluruh puting dan aerola Ibu ke dalam mulut si bayi.
  8. Susui bayi dari dua payudara Ibu secara bergantian tiap menyusui. Makin dikosongkan, maka produksi ASI juga akan makin banyak.
  9. Sandarkanlah bayi di pundak dan usap punggung bayi perlahan untuk membantunya jika ingin bersendawa.
  10. Bila sudah selesai, lepaskanlah puting susu dengan menahan hati-hati payudara. Jika diperlukan, masukkan ujung jari kelingking dengan lembut pada sudut mulut bayi untuk membuka mulut bayi.
  11. Sebaiknya Ibu memperbanyak istirahat serta usahakanlah supaya pikiran tetap tenang. Ingat, bila stres Ibu meningkat, maka produksi ASI Ibu akan jadi menurun.
  12. Bersihkanlah serta sterilisasi tempat yang akan Ibu gunakan sebagai tempat untuk menampung ASI perahan.
  13. Bila mungkin, Ibu bisa memnita bantuan sang suami untuk memberi ASI perah ini supaya sang ayah juga lebih terlibat dalam perawatan sang buah hati kalian.
Demikianlah Tips dan cara menyusui yang baik, semoga bisa bermanfaat dan membantu buat Ibu yang belum tahu cara menyusui bayi.

Beli Perlengkapan Bayi

Beli Perlengkapan Bayi adalah hal yang harsu dilakukan oleh Ibu yang akan segera menyambut kelahiran sang bayi. Saat menanti kelahiran sang buah hati ini menjadi hal yang membahagiakan, menegangkan, sekaligus membingungkan, mengenai apa saja yang mesti dipersiapkan jelang kelahiran si baby. Salah satu yang harus dipersiapkan oleh Ibu adalah perlengkapan bayi yang memang cukup banyak. Namun karena sejumlah perlengkapan hanya akan dibutuhkan sebentar oleh bayi, sedangkan harganya sendiri cukup mahal, Ibu harus pandai dalam menentukan perlengkapan bayi mana saja yang harus dibeli dan mana yang tidak


Perlengkapan bayi yang paling pokok dan dibutuhkan oleh bayi adalah pakaiannya. Pada masa awal kelahiran, bayi hanya akan memakai popok sebab intensitas buang air kecil serta buang air besarnya yang sering. Ibu juga perlu untuk beli popok lebih banyak, setidaknya 2 lusin, demi mengantisipasi resiko kehabisan popok, apalgi jika sedang musim hujan. Selanjutnya, Ibu perlu juga beli baju, mulai dari lengan panjang, lengan pendek, serta tanpa lengan. Baju bayi, Ibu sebnarnya tak harus membeli banyak-banyak sebab bayi akan cepat tumbuh besar dan penggunaannya pun tak akan sesering memakai popok. Berikutnya adalah bedong flannel, dikarenakan kebutuhannya hanya untuk menghangatkan bayi serta bukan untuk meluruskan kaki bayi. Perlu juga untuk membeli kaos tangan sebagai antisipasi kuku bayi yang belum dipotong menggores wajah atau tubuhnya. Ibu juga perlu menyiapkan perlengkapan mandi untuk bayi seperti waslap, ember, handuk, sabun, dan shampoo.

Sedangkan perlengkapan bayi Yang tak perlu disiapkan adalah gurita, dot, bedak dan sit baby walker. Karena begitu banyaknya perlengkapan bayi yang mesti dipersiapkan, Ibu tak perlu membelinya dalam sekali beli. Ibu bisa membelinya secara bertahap jadi Ibu tak kaget dengan budget yang dikeluarkan untuk membeli semua perlengkapan bayi yang memang besar.

Harga Perlengkapan Bayi

Harga Perlengkapan Bayi -Setelah usia kehamilan sudah mencapai 7 bulan, biasanya Ibu hamil akna mulai mancari daftar harga perlengkapan bayi untuk menyambut kehadiran sang buah hati. Karena perlengkapan bayi yang terbilang cukup banyak dan mahal, Ibu tidak harus membeli semuanya, sesuaikan dan pilih mana yang paling dibutukan saja. Berikut adalah daftar harga perlengkapan bayi yang bisa Ibu jadikan referensi.

  1. Baju Lengan Panjang Kancing Libby 1/2 Lsn Rp. 77,.500
  2. Baju Lengan Panjang Tanpa Kancing Mom’s Gift 1/2 Lusin Rp. 80.000
  3. Baju Lengan Panjang + Celana Panjang Gofgin 3 pcs Rp. 80.000
  4. Baju Lengan Pendek Kacing Libby 1/2 Lusin Rp. 65.000
  5. Baju Lengan Pendek Kancing (Size S) Shankusen 1/2 Lusin Rp. 50.000
  6. Baju Lengan Pendek  Tanpa Kancing Shenny 1/2 Lusim Rp. 100.000
  7. Baju Lengan Pendek  Kancing (Size M) Shenny 1/2 Lusin  Rp. 80.000
  8. Baju Lengan Pendek + Celana Pendek Libby 2 Pcs Rp. 64.000
  9. Jumper Jersey 3 Pcs Rp. 160.000
  10. Jumper Lengan Pendek Carter 5 Pcs Rp. 90.000
  11. Jumper Lengan Panjang Carter 5 Pcs Rp. 85.000
  12. Sleep Suit Carter 3 Pcs Rp. 110.000
  13. Sleep Suit Topi Mom’s Gift 1 Pcs Rp. 50.000
  14. Kaus Kutang High Q 1 Lusin  Rp. 75.000
  15. Celana Panjang Tutup Kaki Libby 3 Pcs Rp. 45.000
  16. Celana Panjang Tutup Kaki Snowbear 1/2 Lusin Rp. 67.500
  17. Celana Panjang Tutup Kaki Milan 1/2 Lusin Rp. 62.500
  18. Celana Panjang Tanpa Tutup Kaki Libby 3 Pcs Rp. 40,500
  19. Celana Pop Mashimaro 1 Lusin Rp 55,000
  20. Popok Kain Motif Warna Snowbear 1/2 Lusin Rp. 35,000
  21. Gurita Mahkota 1 Lusin Rp. 45,000
  22. Bedong Motif Kwata 1 Lusin Rp. 170,000
  23. Bedong Polos 1/2 Lsn Rp. 65,000
  24. Kaos Kaki + Sarung Tangan Nicky Nimy 6 Pcs Rp. 60,000
  25. Kaos Kaki Boneka 3 Pcs Rp. 60,000
  26. Legging 6 Pcs Rp. 150,000
  27. Topi Nice Baby 3 Pcs Rp. 25,000
  28. Slubber Carter 2 Pcs Rp. 40,000
  29. Prewalker Shoes Frog Winter 1 Pcs Rp. 60,000
  30. Perlak Kecil Pupu 1 Pcs Rp. 20,000
  31. Perlak Besar Pupu 1 Pcs Rp. 67,500
  32. Bantal Peang Happy 1 Pcs Rp. 45,000
  33. Selimut Kaos Carter 1 Pcs Rp. 99,500
  34. Selimut Bulu 1 Pcs Rp. 60,000
  35. Handuk Ghavin 1 Pcs Rp. 55,000
  36. Waslap 1 Pcs Rp. 5,000
  37. Sikat Botol 1 Pcs Rp. 23,000
  38. Diaper Bag Baby Scott 1 Pcs Rp.120,000
  39. Gendongan Samping + Apron Dialog 1 Pcs Rp. 110,000
  40. Jemuran Kecil Lion Star 1 Pcs Rp 35,000
  41. Jemuran Besar Rp. 350,000
  42. Bantal dan  Guling  Dialog 1 Set Rp. 70,000
  43. Breastpump Manual Medela Harmony 1 Pcs Rp. 400,000
  44. Jepitan Jemuran Nagata 1 Lusin Rp. 15,000
  45. Kapas Bulat Pigeon 2 Pack Rp. 32,000
  46. Penjepit Botol Puku 1 Pcs Rp. 10,000
  47. Botol Dot Rp. 170,000
  48. Botol Sendok Rp. 40,000
  49. Kelambu Rp. 75,000
  50. Ember Mandi Rp. 55,000
  51. Popok Mamipoko Rp. 35,000
  52. Deterjen Pembersih Botol Rp. 25,000
Demikianlah daftar harga perlengkapan bayi yang bisa berubah-ubah seriap waktu.

Entri Populer

Artikel Ibu Hamil