Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi

Daftar Blog Saya

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Posisi Tidur Yang Baik Selama Hamil

Setelah masa kehamilan mulai memasuki tremester ketiga dan seterusnya, mencari posisi tidur yang baik selama hamil memang sedikit sulit karena perut yang semakin membesar. Hal ini kerap kali membuat ibu hamil menjadi kurang nyaman saat beristirahat. Keadaan ini biasanya dapat membuat ibu hamil merasa cemas, bahkan dari tremester kedua karena sudah merasa tidak nyaman mencari posisi tidur yang baik.


Meskipun janin dalam kandung tidak memiliki masalah dalam posisi tidur ibu hamil, karena didalamnya sudah terdapat ketuban yang mampu melindunginya. Namun ibu hamil tetap harus berhati-hati untuk memilih posisi tidur yang tepat agar dapat memberikan kenyamanan untuk ibu hamil maupun untuk janin dalam kandungan.

Berikut ini merupakan posisi tidur yang baik selama hamil yang dapat anda lakukan:


  • Tidur dengan posisi telentang – jika usai kehamilan anda sudah memasuki 16 minggu sebaiknya tidak melakukan posisi ini. Karena pada usia 16 minggu, berat rahim anda cukup besar sehingga tidur dalam posisi telentang ini, anda meletakkan seluruh berat rahim di atas tubuh anda dan dapat menyebabkan sakit pinggang. Selain itu, posisi tidur telentang pada usia kehamilan tremester kedua dapat mempengaruhi tekanan darah sehingga posisi ini tidak dianjurkan.
  • Tidur dengan posisi miring – untuk tidur yang lebih nyaman, pada usia kehamilan yang sudah memasuki 16 minggu anda dapat melakukan posisi tidur miring ke sebelah kiri. Karena pada posisi ini, janin anda akan menerima nutrisi yang cukup maksimal ke plasenta karena adanya vena besar dibagian belakan sebelah kanan svina yang dapat mengembalikan aliran darah ke tubuh bagian bawah ke jantung.
  • Tidur dengan posisi tengkurap – posisi yang cukup aman untuk ibu hamil adalah dengan posisi tidur tengkurap, namun posisi ini dianjurkan pasca kehamilan tremester pertama. Karena payudara yang mengalami pembesaran dan juga payudara yang lebih sensitif akan menimbulkan ketidaknyamanan untuk tidur tengkurap. Oleh karena itu, posisi ini hanya dapat dilakukan pasca kehamilan tremester pertama saja.


Itulah beberapa posisi tidur yang baik selama hamil yang dapat kami sampaikan pada artikel diatas. Semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda semua.

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Dengan mengetahui usia kehamilan, anda dapat mempersiapkan segala sesuatu untuk proses persalinan nanti dan cara menghitung usia kehamilan dapat anda lakukan sendiri selain mengeceknya pada dokter kandungan. Mengetahui usia kehamilan sendiri dapat memudahkan anda dalam mempersiapkan segala sesuatunya sehingga anda tidak hanya mengetahui dari dokter kandungan saja.

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Ada beberapa cara menghitung usia kehamilan ini dengan mudah dan anda juga dapat melakukannya dengan cara yang cukup sederhana. Untuk hasilnya sama akurat dengan hitungan dokter kandungan yang anda kunjungi. Agar tidak bertambah penasaran, kami akan menyampaikan beberapa cara sederhana tersebut.

Berikut ini adalah beberapa cara menghitung usia kehamilan dengan tepat dan mudah:


• Menggunakan metode kalender – cara pertama menghitung usia kehamilan anda yaitu dengan cara metode kalender. Metode ini dapat anda lakukan dengan mudah dan sering kali dilakukan oleh sebagian ibu hamil yang memiliki siklus menstruasi yang teratur. Metode kalender ini merupakan metode HPHT hari pertama haid terakhir. Cara ini memang sering dilakukan namun metode kalender ini hanya dapat dilakukan oleh sebagian ibu hamil yang memiliki siklus menstriasi yang teratur setiap 28 atau 30 hari sekali.
• Mendeteksi gerakan janin – pada usia kehamilan 18 sampai 20 minggu, anda sudah bisa merasakan gerakan janin dalam perut anda. Kondisi ini berlaku pada kehamilan pertama kali, karena pada kehamilan berikutnya janin akan mulai bergerak pada usia kehamilan yang memasuki 16 sampai 18 minggu. Cara menghitung kehamilan dengan cara ini memang cukup mudah karena ibu hamil mulai bisa merasakan gerakan janin dalam perut mereka yang menandakan usia tertentu kehamilan tersebut.
• Menggunakan metode ultrasonografi atau USG – cara yang sangat akurat untuk menghitung usia kehamilan anda dengan tepat yaitu dengan cara USG. Dengan cara ini, anda juga dapat mengetahui jenis kelamin janin yang anda kandung. Mengetahui gerakan serta kondisi janin dalam kandungan anda.

Demikianlah beberapa cara menghitung usia kehamilan yang dapat kami sampaikan diatas. Semoga informasi kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Pola Makan Saat Hamil Dapat Mempengaruhi Perilaku Anak

Perlu anda ketahui, pola makan saat hamil dapat mempengaruhi perilaku anak. Untuk menjaga perkembangan janin dalam kandungan agar tetap sehat, pola makan yang sehat harus selalu anda lakukan. Banyak mengkonsumsi makanan bergizi dapat mengingkatkan tumbuh kembang yang baik pada janin dalam kandungan anda.

Pola Makan Saat Hamil Dapat Mempengaruhi Perilaku Anak

Jika anda kekurangan nutrisi dalam tubuh ini dapat menyebabkan gangguan perilaku ketika memasuki masa anak-anak. Menurut penelitian, nutrisi yang diterima pada masa kehamilan ini sangat berkaitan dengan perkembangan fisik pada anak dikemudian hari. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ini, anda harus mencukupi asupan gizi tersebut dengan banyak mengkonsumsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, sayur dan buah-buahan.

Untuk mengatasi masalah kehamilan ini, sebaiknya anda rutin mengkonsumsi buah dan sayur, jika anda hanya memilih buah dan sayur saja kebutuhan harian anda juga harus selalu terpenuhi yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Asam folat ini berfungsi untuk pembentukan saraf pada trimester pertama kehamilan anda. Selain asam folat, kebutuhan protein juga harus tercukupi. Makanan yang mengandung asam folat ini seperti susu kedelai, buah jeruk, roti dan sereal.

Sedangkan makanan yang banyak mengandung protein ini seperti kacang-kacangan yaitu beras merah, jagung dan makanan yang mengandung protein lainnya. Selain itu, anda dapat mengkonsumsi buah apricot, semangka dan jus tomat brokoli yang banyak mengandung zat besi dan berfungsi baik untuk pembentukkan sel darah merah.

Menurut para ahli pola makan saat hamil dapat mempengaruhi perilaku anak


oleh karena itu baik pada masa kehamilan, ataupun untuk mempersiapkan kehamilan, anda harus menjaga pola makan yang sehat. Dengan pola makan yang terjaga asupan gizi dan vitaminnya akan membantu proses perkembangan janin dengan sehat. Selain itu pola makan yang sehat dapat menghindarkan anda dari berbagai masalah kehamilan. Makanan sehat seperti buah dan sayur ini memang sangat penting untuk pembentukkan janin yang baik dan sempurna.

Kandungan vitamin pada buah dan sayur juga dapat membantu proses pembentukkan otak yang baik pada janin dalam kandungan anda. Demikianlah informasi yang telah kami sampaikan diatas mengenai pola makan saat hamil dapat mempengaruhi perilaku anak. Semoga informasi kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Ibu Hamil Melahirkan

Ibu Hamil Melahirkan - Melahirkan adalah saat-saat yang paling mendembarkan bagi seorang Ibu hamil. Memasuki minggu terakhir masa kehamilan, Ibu hamil akan mengalami sejumlah perubahan fisik maupun psikologis, seperti emosi tak stabil, gejolak energi berlebih, atau ingin menyendiri. Secara fisik, hormon kehamilan akan membuat tulang kemaluan melebar dan melunakkan dasar panggul Ibu supaya bayi bisa makin turun lalu masuk menuju jalan lahir. Dari luar, Ibu hamil posisi perutnya akan tampak semakin menurun. Selain itu, tekanan pada perut dan paru-paru akan berkurang. Namun, jangan kaget jika Bunda lebih sering buang air kecil, karena posisi bayi turun ke bawah akan menekan kandung kemih Ibunya. Kemungkinan Bunda akan mengalami keputihan ataupun memproduksi lendir kemlauan yang meningkat dibandingkan biasanya. Tiap ibu akan memiliki tanda awal melahirkan yang beda. Ada yang mengalami sakit pinggang, kram perut, mulas ataupun mual dan muntah seperti gejala morning sickness ketika awal kehamilan.


Beberapa minggu jelang ibu hamil melahirkan, Bunda juga kemungkinan akan mengalami kontraksi palsu. Oleh karena itu, Ibu harus mengetahui gejala serta jenis kontraksi supaya tidak panik ataupun salah mengatasi. Ingat ya Bund, kontraksi yang sesungguhnya akan berlangsung dengan pola semakin lama semakin kuat dan semakin sering. Berikut adalah beberapa tanda awal Ibu hamil melahirkan yang perlu Bunda katahui.
1. Lepasnya Sumbat Ketuban
Sumbat ketuban yang menutupi rahim serta menjaganya supaya tetap steril demi tumbuh kembang bayi, akan lepas. Ketika rahim melunak, sumbat ketuban akan lepas. Bentuknya kenyal menyerupai jelly, bisa berwarna pink, bening ataupun dengan bercak darah. Pada biasanya sumbat ketuban ini akan lepas beberapa jam sebelum proses Ibu  hamil melahirkan.
2. Ketuban Pecah
Kaetika rahim berkontraksi dengan kuat pada akhir tahap pertama proses melahirkan, membran ketuban akan pecah. Namun, banyak pula yang mengalami membran ketuban pecah beberapa hari sebelum proses melahirkan atau ketika awal tahap awal melahirkan. Malah, pada kasus tertentu, terjadi bayi yang terlahir masih dalam kantung ketubannya. Menakjubkan bukan? Cairan ketuban bisa berwarna keruh, bening atau semu merah jambu. Bila air ketuban Ibu hamil telah keluar, baik itu sedikit ataupun banyak, segeralah periksakan diri ke dokter kandungan. Sebab tahapan melahirkan selanjutnya dapat saja terjadi dalam waktu yang singkat.

Lantas, Kapan Sebaiknya menghubungi Dokter Kandungan? Jika Bunda mengalami tanda-tanda seperti di atas, maka segera hubungi dokter. Saat seperti ini Bunda sudah memasuki tahap awal persalinan. Biasanya, dokter akan menanyai pola kontraksi serta tanda-tanda melahirkan lainnya pada Bunda. Selanjutnya, sembari menunggu Ibu memasuki tahap persalinan berikutnya, dokter akan mulai menyusun rencana dan tindakan persalinan serta informasi mengenai kapan sebaiknya Ibu harus pergi ke rumah sakit.

Video Ibu Hamil

Video Ibu Hamil - Proses Terjadinya kehamilan dimulai ketika seorang wanita melakukan hubungan badan dengan seorang pria, maka wanita tersebut berpeluang untuk hamil. Kehamilan terjadi saat sel sperma yang masuk rahim seorang wanita membuahi sel telur yang sudah matang. seorang pria rata-rata mengeluarkan mani sebanyak 3 cc, dengan setiap 1 cc mani normal mengandung kurang lebih 100 juta sampai 120 juta buah sel sperma.

Sesudah air mani ini terpancar ke dalam pangkal saluran kelamin wanita, maka jutaan sel sperma tersebut akan berlarian melintas rongga rahim dan saling berebutan untuk mencapai sel telur matang yang berada di saluran tuba pada seberang rahim Ibu hamil. Pada waktu ovulasi, lapisan lendir dalam leher rahim jadi lebih cair, jadi sel sperma akan mudah untuk menembus rahim. Sperma yang bergerak dari v-agina hingga ke ujung tuba falopii dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii akan mempermudah pembuahan serta pembentukan sel telur yang sudah dibuahi. Bila wanita tersebut sedang dalam masa subur, maka terjadilah pembuahan. Pada proses ini, hanya bagian kepala sperma saja yang menembus sel telur serta bersatu dengan inti sel telur. Bagian ekor sperma yang merupakan alat geraknya akan melepaskan diri. Sel telur yang sudah dibuahi akan mengalami pengerasan pada bagian luarnya. Hal ini menyebabkan sel telur hanya bisa dibuahi oleh satu sperma. Inti sel telur yang telah dibuahi akan membelah menjadi dua bagian sesudah 30 jam. Dan 20 jam selanjutnya inti sel telur akan kembali membelah jadi empat bagian. Tiga hingga empat hari sesudah pembuahan, sel akan tiba pada bagian uterus. Dalam janrak waktu seminggu sesudah pembuahan, akan dihasilkan sebuah massa sel yang berbentuk ola yang besarnya seukuran pentol jarum, yang mana disebut blastocyt. Dalam proses berikutnya, yakni sekitar 5 hari selanjutnya, blastosis akan menempel serta terimplantasi ke dalam endometrium.

Selama 2 sampai 4 minggu pertama perkembangan, blastosis mendapat nutrien dari endometrium. Ketika masa perkembangan ini, akan berbentuk plasenta. Plasenta adalah organ dengan bentuk cakram yang mengandung pembuluh darah maternal (ibu) serta embrio. Ia akan melewati plasenta ini, embrio lalu kan mendapat nutrisi dari maternal. Melalui plasenta ini jugalah terjadi pertukaran gas respirasi serta pembuangan limbah metabolisme embrio. Darah dari embrio akan mengalir ke plasenta dengan melalui arteri tali pusat dengan kembali melalui vena pusat serta melewati hati embrio. Nah berikut adalah Video Ibu Hamil untuk memperjelas artikel di atas.

Ciri Ciri Ibu Hamil

Ciri Ciri Ibu Hamil yang umun adalah terlambat datang bulan atau biasa disebut haid. Namun perlu diketahui, terlambat haid bukan satu-satunya tanda atau ciri ciri Ibu hamil. Segera sesudah terjadi pembuahan, tubuh akan memproduksi beberapa hormon kehamilan. Hormon-hormon ini yang akan bertanggung jawab terhadap sejumlah perubahan kondisi fisik pada Ibu hamil, bahkan saat sebelum kehamilan terdeteksi oleh test pack. Nah, berikut adalah beberapa tanda awal dari kehamilan:

1. Payudara membengkak
Menggunkana bra terasa seperti siksaan, sebab payudara tiba-tiba menjadi besar dan terasa nyeri bila disentuh. Dan ditambah warna areola yang berubah lebih gelap daripada biasanya.
2. Sering merasa lelah
Biasanya, Anda akan sanggup untuk membaca beberapa bab novel favorit sebelum Anda tidur. Naumun sekarang, Anda tidak lagi sanggup membaca satu halaman sekalipun.
3. Mual-mual
Tiap pagi, Anda akan bangun dengan perut terasa mual serta perasaan ingin muntah. Sering rasa mual tersebut berlangsung sepanjang hari.
4. Sering buang air kecil
Tidur malam akan terganggu, karena Anda selalu terbangun untuk pergi ke toilet lantaran ingin buang air kecil.
5. Sakit kepala
Tiba-tiba saja, Anda jadi sering mengeluhkan sakit kepala. Bila Anda memutuskan untuk mengkonsumsi obat-obatan pereda sakit kepala, pilihlah yang mengandung acetaminophen yang lebih aman dikonsumsi pada masa kehamilan dibanding ibu profen.
6. Sakit punggung
Biasanya, Ibu tak punya masalah dengan sakit punggung. kini, punggung bagian bawah serasa nyeri. Bila Anda benar-benar hamil, gangguan ini akan menetap sampai melahirkan kelak.
7. Perut kram
Perut akan terasa kembung serta kram, gejala yang biasanya Anda rasakan menjelang haid. Anda menduga ini hanya salah satu dari gejala PMS tiap bulannya.
8. Ngidam
Mendadak Anda akan sangat menginginkan makanan-makanan tertentu yang sebelumnya mungkin bukanlah makanan favorit Anda. Atau sebaliknya, Anda akan tiba-tiba tidak tahan terhadap makanan yang selama ini menjadi kegemaran Anda.

Bila tanda-tanda di atas anda rasakan, maka mulailah berhati-hati dalam beraktifitas demi menjaga kehamilan Anda.

Tentang Ibu Hamil

Tentang Ibu Hamil - Hamil tentu menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan, terutama pasangan muda yang belum dikarunia anak.Kehamilan merupakan anugerah yang harus diperhatikan, dipelihara serta dijaga dengan baik sehingga nantinya keika lahir, bayi akan sehat dan berkualitas. Namun terkadang ibu hamil belum mengetahui dengan pasti hal apa saja yang harus dilakukan serta tak boleh dilakukan selama masa kehamilan, terlebih ketika kehamilan pertama. Hal tersebut justru penting diketahui ibu hamil untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat serta berkualitas. Berikut kami adalah artikel tentang Ibu hamil mengenai yang tak boleh dilakukan selama masa kehamilan.


1. Mengenakan Sepatu Hak Tinggi
Pemakaian sepatu hak tinggi bisa menyebabkan peregangan otot-otot pada daerah pinggang. Hal ini dikarenakan pada waktu hamil, terjadi perubahan pada sumbu tubuh, dimana tubuh cenderung condong ke depan, jadi ibu hamil akan berusaha untuk menegakkan tubuhnya dengan cara meregangkan punggung da otot pinggang. Bila ibu hamil memakai sepatu hak tinggi, peregangan otot pada area pinggang serta punggung akan makin bertambah, sebab beban ke depan jadi double, dari kehamilan tersebut sendiri serta juga dari sepatu hak tinggi,  hal ini menyebabkan pinggang serta punggung terasa makin sakit. 
2. Menggunakan Obat Anti Nyamuk
Kandungan baham kimia aktif yang juga termasuk golongan pestisida dalam obat nyamuk dapat memberikan efek seperti memicu kerusakan saraf. Obat anti nyamuk semprot malah mengandung minyak tanah yang bia menyebabkan kerusakan pada ginjal janin. Obat anti nyamuk berbentuk oles ataupun lotion juga mengandung bahan korosif yang bisa diserap kulit hingga akan jadi racun dalam tubuh. Oleh karena itu, pemakaian obat anti nyamuk baik itu dalam bentuk bakar, listrik, semprot ataupun oles (lotion) tak dianjurkan bagi ibu hamil.
3. Melewati Perjalanan Yang Jelek
Guncangan yang sering dapat memberi trauma pada kehamilan. Selain itu guncangan pada waktu melewati jalan yang buruk bisa membuat otot punggung,perut, pinggang dan paha ibu hamil jadi meregang hingga ibu hamil mudah untuk mengalami kelelahan. Kurangi kecepatan bila melewati jalan buruk atau lebih baiknya cari rute lainnya yang lebih baik jalannya. Baiknya ibu hamil dengan usia kehamilan 7 bulan ke atas janganlah mengendarai mobil, karena perut yang makin besar membuat mengenndalikan steer mobil jadi terganggu, serta mengendarai mobil jadi tidak aman. 
4. Mengonsumsi Obat Tanpa Petunjuk Dokter
Obat-obatan yang dikonsumsi ibu hamil bisa masuk ke dalam plasenta serta sirkulasi janin. Sejumlah jenis obat malah bisa di sekresi melalui ASI hingga kadar dalam sirkulasi tubuh janin hampir sama dengan kadar di dalam darah ibu yang dalam sejumlah situasi akanberbahaya bagi janin.
5. Diet Selama Kehamilan
Melakukan program diet selama masa kehamilan akan dapat  berbahaya bagi ibu hamil maupun janin. Diet selama masa kehamilan  akan dapat menyebabkan kekurangan mineral, vitamin dan zat-zat lainnya yang sangat dibutuhan selama masa kehamilan.
6. Jenis Konsumsi Yang Beresiko Terhadap Kehamilan
Ada beberapa makanan dan minuman yang harus Ibu hamil hindari selama masa kehamilan seperti Mengonsumsi gula buatan atau sejenis gula low calorie, Merokok baik aktif maupun pasif, alkohol, Jenis ikan laut tertentu Swordfish, mackarel, tuna, marilin yang dikhawatirkan mengandung merkuri, daging setengah matang (daging sapi, ayam serta telurnya), Jenis keju tertentu ataupun susu yang tak dipasteurisas, Kafeine, Herbal, dark chocolate/simply chocolate, over multivitamin, dan lain-lain.

Wanita Melahirkan Bayi

Wanita Melahirkan Bayi - Melahirkan secara normal adalah proses melahirkan yang diidamkan para ibu hamil. Melahirkan secara normal adalah proses melahirkan yang disarankan oleh ahli medis. Dengan menjalani melahirkan secara normal, menandakan kalau kehamilan yang sudah dikandung, atau janin dan ibunya memiliki kesehatan yang baik.


Pengalaman jadi seorang ibu terasa sempurna ketika merasa bagaimana beratnya perjuangan yang harus di lalui ketika melewati proses melahirkan bayi dengan normal. Namun begitu, banyak ibu hamil merasa khawatiran atau takut jelang proses melahirkan bayi. Hal yang wajar, sebab proses wanita melahirkan bayi adalah sebuah proses besar yang wajib dilalui oleh seorang ibu. Tenaga, pikiran serta mental ibu dikerahkan untuk dapat melalui proses melahirkan secara selamat. Salah satu faktor penyebab rasa khawatir ataupun takut saat akan menghadapi proses melahirkan bayi adalah bayangan akan rasa sakit yang akan dirasakan oleh para ibu hamil ketika menjalani proses melahirkan bayi secara normal. Tak dapat dipungkiri, melahirkan normal memang akan menimbulkan rasa sakit untuk ibu. Akan tetapi rasa sakit yang di derita ibu hamil akan beda kadarnya, ada yang benar-benar merasa sakit yang sangat, namun banyak juga sakit yang dirasakan hanya sebentar saja. Tentu hal ini banyak faktor yang menyebabkannya. Mulai dari pengalaman melahirkan, ukuran serta berat bayi, dukungan keluarga, teknik melahirkan, hingga dari penolong medis, seperti dokter atau bidan itu sendiri. Nah, untuk membantu ibu hamil bisa melewati proses melahirkan bayi tanpa tersiksa akan rasa sakit yang teramat, berikut sejumlah tips yang bisa Ibu terapkan.
1. Berdoa
Berdoa serta berdzikir lah kepada Nya, supaya proses melahirkan normal yang akan ibu jalani bisa berjalan dengan lancar serta tentunya keselamatan akan menghinggapi ibu serta bayi.
2. Yakin dan Percaya
Hilangkan semua bentuk bayangan ataupun pikiran kalau melahirkan adalah proses yang menyakitkan. Bila keadaan sakit menghantui diri ibu, maka niscaya proses melahirkan akan benar-benar sakit. Namun tanamkanlah pada benak serta pikiran ibu, kalau melahirkan bukan sebuah proses menyakitkan, namun sebuah proses alami yang haruslah dilalui, serta sudah berjuta ibu di dunia ini yang sudah melalui proses melahirkan bayi dengan selamat, serta mereka mampu. Percayalah pada diri anda  kalau melahirkan bayi itu tidak menyakitkan.
3. Lakukan Jalan-jalan Kecil
Ketika kontraksi belum memuncak, serta menurut dokter/bidan ibu masih punya waktu sebelum melahirkan, manfaatkanlah waktu tersebut dengan jalan-jalan kecil serta santai di sekitar ruangan persalinan. Hal ini bisa membantu untuk mempercepat serta memperlancar proses kelahiran bayi
4. Rileks Menjelangkan Melahirkan
Tegang jelang proses persalinan, justru akan membuat otot ibu jadi kaku. Bila kondisi ini terjadi, proses melahirkan malah akan terasa menyakitkan. Proses melahirkan memerlukan otot-otot yang luwes terlebih pada sekitar paha, perut, dan pinggul. Sebab akan terjadi peregangan otot hebat ketika proses melahirkan. Oleh karenanya, rileks jelang melahirkan akan menjadikan otot-otot luwes, pikiran ibu juga akan terasa tenang.

Entri Populer

Artikel Ibu Hamil