Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi

Daftar Blog Saya

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Kebutuhan Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebutuhan Bayi. Tampilkan semua postingan

Tips Melakukan Stimulasi Menyenangkan Sesuai Usia Janin

Memberikan stimulasi pada janin sangat baik untuk meningkatkan sel-sel otak pada janin, dan anda dapat mencoba tips melakukan stimulasi menyenangkan sesuai usia janin dengan cara yang baik dan benar. Dengan memberikan stimulasi yang baik, maka dapat meningkatkan kecerdasan anak di masa depan. Selain itu, memberikan stimulasi ini juga dapat membuat ikatan batin yang kuat pada ibu dan janin. Namun dalam memberikan stimulasi ini, anda harus mengetahui usia janin anda dengan tepat agar dapat memberikan stumulasi yang baik sesuai dengan usia janin anda. Karena setiap stimulasi yang diberikan berbeda-beda sesuai usia janin yang dikandung di masa kehamilan.

Tips Melakukan Stimulasi Menyenangkan Sesuai Usia Janin

Inilah beberapa tips melakukan stimulasi menyenangkan sesuai usia janin :

  • Usia janin 1-4 minggu – pada trimester pertama kehamilan, anda dapat menstimulasi asupan gizi yang baik untuk janin dalam kandungan seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang sangat kaya akan kandungan vitamin dan mineral. Dengan memperhatikan pola makan yang sehat anda dapat menstimulasi janin anda dengan baik.
  • Usia janin 9-12 minggu – pada usai ini, janin sangat sensitive dengan sentuhan. Oleh karena itu, dianjurkan bagi ibu hamil untuk memanjakan janin dengan sentuhan lembut dan berkomunikasi dengan janin dengan ikatan emosi yang positif.
  • Usia janin 13-16 minggu – di usia ini pendengaran janin sudah mulai berfungsi, anda dapat menjalin komusnikasi yang positif. Ibu dan ayah dapat memberikan stimulasi yang baik dengan mengajak berbicara pada janin agar janin dapat belajar menyimak dengan baik.
  • Usia janin 17-20 minggu – mendengarkan music klasik pada Janin usia ini dapat direspon dengan baik. Aturlah jadwal untuk menstimulasi janin dengan music klasik ini agar janin dapat menikmati alunan music dengan baik.
  • Usia janin 21-24 minggu – pada usia ini, anda dapat melakukan stimulasi dengan duduk rileks dan gunakan senter lalu arahkan pada perut anda dari kiri ke kanan, maka janin anda akan mereaksi dengan tendangan dan juga pukulan pada saat mendapati cahaya tersebut.
  • Usia janin 25-28 minggu – anda dapat melakukan stimulasi dengan memberikan sentuhan, cahaya dan mendengarkan musik. Dengen mengajak janin anda berkomunikasi dan memberikan sentuhan disertai dengan mendengarkan music yang dapat membuat janin anda merasa nyaman. Anda dapat menjadwalkannya dua kali sehari selama 30 menit.
  • Usia janin 33-36 minggu – pada bulan kesembilan ini, janin dapat merespon suara dari rahim, sehingga dapat memberikan ketenangan saat menjalani proses persalinan.

Demikianlah beberapa tips melakukan stimulasi menyenangkan sesuai usia janin yang dapat kami sampaikan. Semoga tips kehamilan ini dapat bermanfaat untuk anda.

Makan Bayi

Makan Bayi adalah hal yang harus diperhatikan seorang Ibu untuk memberikan asupan terbaik untuk sang buah hati. Bunda terkadang mungkin bingung untuk mengatur jadwal makan bayi sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI. Nah, supaya Bunda tidak bingung, berikut jadwal makan bayi usia 6 hingga 12 bulan yang bisa Bunda coba terapkan pada bayi supaya Ia sehat dan juga cerdas.

1. 6 – 7 bulan
  • 06.00 berikan ASI/susu formula
  • 08.00 berikan Biskuit
  • 10.00 berikan Buah
  • 12.00 berikan Bubur susu
  • 13.00 berikan ASI/susu formula
  • 14.00 berikan Biskuit
  • 16.00 berikan ASI/susu formula
  • 18.00 berikan Bubur susu
  • 19.00 berikan ASI/ susu formula
2. 7 – 8 bulan
  • 06.00 berikan ASI/susu formula
  • 08.00 berikan Biskuit/Bubur susu
  • 10.00 berikan Buah
  • 12.00 berikan Bubur saring
  • 13.00 berikan ASI/susu formula
  • 14.00 berikan Bubur susu
  • 16.00 berikan ASI/susu formula
  • 18.00 berikan Bubur saring
  • 19.00 berikan ASI/susu formula
3. 9 – 12 bulan
  • 06.00 berikan ASI/susu formula
  • 08.00 berikan Bubur susu
  • 10.00 berikan Buah
  • 12.00 berikan Bubur tim/Nasi lembek
  • 13.00 berikan ASI/susu formula
  • 14.00 berikan Bubur susu/biscuit/snack
  • 16.00 berikan ASI/susu formula
  • 18.00 berikan Nasi Tim/nasi lembek
  • 19.00 berikan ASI/ susu formula
Aturan Dasar dalam MPASI yang perlu Ibu ketahui
1. Mulai usia bayi 6 bulan :
  • Mulai memberi makan bayi dengan makanan lunak, contohnya biskuit yang diencerkan dengan air
  • Kenalkan juga bubur susu dengan jumlah yang sedikit demi sedikit supaya bayi terbiasa dengan teksturnya. Ibu sebaiknya membuat bubur susu sendiri dengan tepung beras yang dicampur susu bubuk atau dengan ASI.Berikan juga rasa lainnya seperti tepung beras merah, atau kacang hijau supaya bayi mengenal rasa.
  • Mulai berikan buah yang dihaluskan pada bayi. Misalkan pisang yang dikerok, pepaya atau bisa juga jus apel.
  • Pemberian ASI ataupun susu formula pada selang seling waktu makan utama. Sementara untuk kebutuhan susu atau cairan dihitung dari kebutuhan cairan tiap usia serta berat badanbya. Kebutuhan cairan bayi pada trimester pertama kelahirannya sekitar 150cc per hari per berat badan.Trimester kedua sebesar 125cc per kg per berat badan per hari dan pada trimester ketiga 110 cc per kg per berata badan per hari.Contohnya pada usia 12 bulan dengan berat badan 10 kg, makan kebutuhan cairannya adalah sebesar 110 cc x 10 kg, yakni sebesar 1.100 cc
2. Mulai usia 7 bulan :
  • Perkenalkan bayi dengan tekstur yang lebih kasar, seperti bubur tim saring. Cobalah terus memberikannya jika bayi menolak atau muntah sebab tahapan ini haruslah dilalui bayi. Bila tidak, nantinya bayi akan malas untuk mengunyah.
  • Perhatikanlah asupan zat besi yang bisa diperoleh pada hati, sebab pada usia ini cadangan zat besi pada bayi mulai berkurang.
  • Sesudah dengan bertahap memberikan bayi tim saring, bayi dapat dikenalkan pada nasi tim tanpa disaring.
  • Gunakanlah sedikit bumbu saja, seperti garam, sebab ginjal bayi belum berfungsi sempurna pada usia 6 - 7 bulan. Bawang merah dan putih juga sedikit saja. Merica baiknya digunakan sesudah anak berusia 2 tahun
3. Mulai 9 bulan :
  • Mulai kenalkan bayi dengan bubur beras ataupun nasi lembek, lauk pauk serta sayuran seperti sup.
  • Usia 1 tahun, bayi sudah dapat mengonsumsi makanan keluarga.
Demikianlah tips dan jadwal makan bayi yang perlu Bunda perhatikan. Semoga sedikit artikel ini bisa bermanfaat untuk Bunda dalam memberikan asupan makanan yang terbaik untuk si kecil.

Bayi Susah Tidur

Bayi Susah Tidur adalah salah satu masalah yang serigkali memusingkan para orang tua. Bayi sudah tidur bisa mempengaruhi kehidupan rumah tangga dan pekerjaan. Olwh karena itu, mengatasi bayi susah tidur jadi agenda utama bagi para orang tua muda yang baru mempunyai anak. Kondisi bangun berulangkali di tengah malam demi untuk membujuk si kecil untuk kembali tidur bergantian dengan pasangan, bukan sesuatu yang menyenangkan. Kedua orang tua yang tengah mempunyai bayi memang sering terganggu dengan masalah bayi susah tidur. Karena masalah ini dapat menyebabkan menurunnya jumlah dari tidur sang ayah maupun ibu. Berkurangnya jam tidur karena si kecil yang terlalu sering tbangun di tengah malam bisa mempengaruhi suasana hati, kekebalan tubuh serta menggangu kinerja tubuh untuk memproses suatu informasi.


Maka dari itu, sebaiknya Anda mengetahui langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk membuat bayi anda tetap tidur dengan lelap di waktu jam tidurnya. Biasakanlah suatu kegiatan yang mengisyarakatkan waktu tidur bagi si kecil telah tiba. Kebiasaan seperti menyikat gigi, minum susu hangat, memakai piama serta mendongeng dapat menjadi signal yang bagi anak sebagai langkah dalam mempersiapnkan diri sebelum tidur. Suasana kamar yang tenang dan memiliki penerangan yang lembut dapat memberikan efek yang nyaman serta selanjutnya menstimulasi otak bayi untuk segera istirahat. Sebaiknya, hindarkan dari bayi bunyi-bunyi yang berasal dari televisi maupun radio, suara bising alat elektronik bisa membuat bayi terus terjaga.

Kurangi pula asupan kafein yang biasanya tanpa disadari telah terkandung di dalam makanan-makanan kecil. Di dalam sebatang cokelat, secangkir teh ataupun permen rasa kopi ternyata memiliki kandungan jumlah kafein yang bia membuat bayi terjaga lebih lama. Menemani anak sampai mereka benar-benar terlelap merupakan kunci kesalahan yang paling utama. Anak akan terbiasa dengan hadirnya anda sehingga ketika terbangun di sela-sela jam tidurnya dan tidak melihat anda, maka mereka akan merasa gelisah. Mulai tanamkan kemandirian terhadap anak dengan menemaninya hanya sampai anak hampir tertidur dan bukannya sampai anak terlelap. Ketika anak telah terbiasa dengan kesendiriannya, maka anak tidak akan lagi merengek untuk minta ditemani saat terbangun di tengah malam. Pola untuk membatasi pendampingan ini akan dapat mendidik anak untuk mengatasi rasa gelisah serta membuat anak lebih percaya diri lagi di kemudian harinya. Perlu diperhatikan bagi orang tua, anak yang rewel dapat menjadi kode penanda dari keadaan tidak enak badan. Periksa suhu tubuh anak jika rewel tidak mereda, mungkin hidungnya mampet hingga ia jadi susah bernafas.

Tidur Bayi

Tidur Bayi - Tiap bayi memiliki pola tidur yang tak sama dengan setiap bayi lainnya. Ada yang dapat tidur semalaman tanpa tbangun, ada juga yang bangun beberapa kali karena ingin menyusu atau karna ganti popok. Kapan bayi akan mulai dapat tidur semalam tanpa terbangun pun berbeda-beda pada tiap bayi.Akan tetapi, tidur bayi nyenyak dapat Bunda usahakan dengan melakukan pembiasaan. Karena, pola tidur bayi dapat Anda pelajari serta Bunda juga bisa mengondisikannya sesuai pola tidurnya.


  • Ada bayi yang dapat tidur nyenyak setelah Ia mandi. Sebelum bayi Anda tertidur, sekalah tubuhnya dengan air hangat sehingga akan membuat bayi tidur dengan lelap.
  • Bayi tidur nyenyak sesudah perut kenyang. Pastikanlah bayi kenyang sebelum Ia tidur. Bayi lapar biasanya akan tidur terputus-putus karena minta menyusu.
  • Bayi tidur nyenyak jika mendengar bunyi-bunyian, seperti musik atau suara ibu sendiri. Bacakanlah buku ataupun bercerita apa saja. Meskipun bayi belum memahami isi ceritanya, suara Ibu bagaikan lagu yang dapat meninabobokkannya. Di usia berikutnya, anak akan faham kalau dongeng atau cerita adalah pertanda kalau ia harus tidur. Menyanyi ataupun memperdengarkan musik lembut dapat pula Bunda lakukan karena bisa membantu bayi supaya mudah tidur. Bayi akan belajar untuk mengaitkan lagu dengan tidur.
  • Ada juga bayi yang lebih suka digendong ketika tidur, sebab ayunan serta bunyi detak jantung ibu membuat Ia tidur dengan lelap. Di usia berikuttnya, bayi akan tahu, jika ia digendong, itu artinya saatnya tidur. Tidak perlu khawatir berlanjut hingga bayi besar. Sejalan dengan perkembangannya, Ia akan memilih sendiri cara dan pola tidurnya.
Selain dengan mengetahui pola tidur bayi, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk membantu agar bayi tidur dengan nyenyak, yaitu:
1. Mandi.
Mandi atau menyeka bayi dengan air hangat (30ºC-35ºC). Gunakanlah sabun lembut untuk membuatnya rileks dan siap untuk tidur. Jadikanlah aktifitas ini sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan Bunda dengan buah hati.
2. Pijat.
Setelah mandi, lakukanlah pijatan lembut yang bisa menenangkan bayi. Usapkanlah baby oil atau baby lotion dengan merata ke telapak tangan Bunda, kemudian pijat perut bayi secara perlahan. Kemudian dengan gerakan lembut, usapkanlah tangan Bunda mulai dari bahu, lalu turun ke pinggang, dari paha, lalu turun ke kaki dan naik kembali ke paha. Selanjutnya, pijatlah bagian bahu menuju tangan lalu kembali lagi ke bahu.
3. Saat tenang.
Ciptakan suasana tenang, dengan meninabobokkan, Membacakan dongeng atau memutar musik lembut. Taburkanlah bedak lembut pada tubuhnya sehingga dapat membuat si kecil jadi lebih tenang dan rileks.

Bayi Tidur

Bayi Tidur - Beberapa bayi akan tidur dengan cukup serta lama selama hari-hari pertamanya dan hanya akan bangun sebentar karena mungkin kurang menarik untuk menyusu. Sementara bayi  lain malah terkadang sebaliknya, bangun, rewel serta harus sering disusui. Kedua bayi dengan kebiasaan tersebut adalah normal. Siklus tidur bayi sangatlah berhubungan dengan seberapakah sering ia menyusu. Setelah menyesuaikan dengan lingkungan barunya, bayi akan bisa tidur 12 hingga 20 jam per hari. Pada mulanya periode tidurnya singkat namun sering. Asalkan bayi mendapatkan makanan yang cukup, berapapun lama bayi tidur akan bersifat individual serta tak perlu dikawatirkan.


Ketika bayi makin besar, bayi mungkin akan bangun di tengah malam lalu tidur lagi. Meski demikian, seorang bayi haruslah diberi susu, digendong, diganti popoknya, dininabobokkan, dipijat ataupun cara lainnya sebelum Ia kembali tidur. Banyak dari orang tua yang baru memiliki anak bayi, bertanya-tanya kapankah mereka harus memberikan makan pada bayinya. Bila bayi lapar, bayi akan bangun, mencari serta mengisap apapun yang di dekatnya serta akan melambaikan lengan dan kakinya dengan kuat untuk mengisyaratkan kalau ia lapar. Bila Anda menunggu, maka bayi akhirnya akan menangis. Dimanakah bayi tidur merupakan keputusan pribadi. Banyak yang menemukan kalau bila bayinya dibaringkan akan lebih mudah tidur bersama mereka dalam satu tempat tidur. Bayi yang baru lahir sedang menjalani masa transisi dari janin yang terbungkus hangat serta rapat di dalam rahim, dan mendengar bunyi dari tubuh ibu. Bayi yang baru lahir memiliki periode bangun yang panjang pada malam hari, sama seperti yang dilakukan di rahim ibu selama masa kehamilan.

Di mana pun bayi tidur, bayi perlu untuk diletakan di permukaan yang datar serta dalam posisi terlentang demi mengurangi resiko sindrom kematian bayi mendadak(SIDS). Hal seperti menempelkan bayi pada posisi wajah bayi ke bawah, menempelkan pada seprei yang terbuat dari kulit domba, seprai leyang mbut, atau quilt telah terbukti memiliki hubungan terhadap kematian bayi karena tersumbat. Secara berkala, letakkanlah bayi tertelungkup ketika ia bangun demi mencegah berkembangnya bentuk kepala yang tak bulat dan memberikan kesempatan pada bayi untuk mengangkat kepala serta memperkuat otot leher. Menggendong bayi menggunakan lengan atau gendongan yang diletakan di depan juga dapat memberikan manfaat tersebut.

Mainan Anak Bayi

Mainan Anak Bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi untuk anak bayi. Memberikan mainan yang tepat pada anak bayi akan membantu untuk memaksimalkan rangsangan pada kecerdasan anak. Namun sayangnya, tak banyak orang tua yang menyadari terhadap bagaimana cara memilih mainan yang tepat untuk anak bayinya. dr.Atilla Dewanti Sp.A(K), Dokter spesialis anak, menyatakan kalau pemilihan mainan tergantung pada kemampuan serta kebutuhan anak bayi. Sebaiknya, Bunda memilihkan mainan anak bayi berdasar pada usia si kecil.

Pada saat Ia berusia 0-3 bulan, Bunda bisa memilih mainan anak bayi yang berwarna, datar, cerah serta dapat merangsang aktivitas motorik anak. Hal ini karena mata anak bayi usia 0 hingga 3 bulan massih belum bisa melihat dengan jelas. Pilihan maianan dengan warna cerah akan dapat merangsang penglihatan serta membantu anak bayi untuk melihat mainan lebih jelas. Saat anak bayi usianya beranjak 6 bulan, mainan yang dapat digigit (teethers) bisa jadi pilihan. Mainan ini dapat merangsang pertumbuhan giginya. Orangtua juga dapat memilih mainan yang memiliki tombol yang dapat ditekan atau yang bertekstur sehingga dapat merangsang kemampuan motoriknya. Di jenjang usia ini, anak bayi mulai suka mandi, Bunda dapat memberinya mainan yang dapat mengapung untuk menemaninya saat sedang mandi. Jika anak bayi masih kecil, misal usia 6 bulan, jangan menaruh mainan bayi di atas tempat tidur. Bayi malah akan pusing terlebih jika mainannya bergerak.

Saat memasuki usia 6 hingga 9 bulan, anak dapat diberikan mainan yang dapat bergulir, untuk merangsang akan kemampuan motoriknya. Di usia 9 hingga 12 bulan, mainan yang dapat merangsang interaksi, seperti boneka tangan jadi pilihan yang baik. Dengan mainan, anak bayi diajak untuk berkomunikasi sehingga dapat merangsang kemampuannya dalam berbahasa serta berekspresi. Di usia 1 tahun, Bunda mulai dapat memilihkan mainan anak outdoor, seperti kolam renang mini atau kuda tunggang. Mainan yang dapat merangsang koordinasi mata tangan seperti organ kecil ataupun menara susun juga jadi alternatif yang baik. Sementara Buku atau puzzle mulai dapat diperkenalkan di usia 2 tahun. Puzzle ini jangan lebih dari 10-15 keping. mainan dapat yang merangsang imajinasi serta koordinasi mata tangan, seperti traktor mini, boneka peri atau bowling monster dapat diberikan. Dan saat anak menginjak usia 3 tahun, pensil warna dapat jadi pilihan. corat mencoret juga jadi kegiatan wajib yang dapat merangsang kemampuan dari motorik halusnya.

Game Anak Bayi

Game Anak Bayi - Meskipun masih bayi, anak bisa Bunda berikan game anak bayi atau mengajaknya bermain dengan permainan-permainan yang dapat meningkatkan kecerdasan dan kekreatian anak bayi. Nah, berikut adalah sejumlah game anak bayi yang bisa membantu untuk mencerdaskan otak anak.
 
Usia 6 hingga 9 bulan.
• Gunung Bantal. 
Manfaatnya adalah untuk melatih anak bayi dalam memadukan gerakan kaki dan tangan ketika merangkak dalam gerakan mendaki. Cara mainnya, Tumpuklah 2 hingga 3 bantal besar, kemudian taruh mainan kesukaan anak bayi di bantal paling atas. Letakkanlah anak bayi di sisi bantal paling bawah, semangatilah si kecil untuk mendaki tumpukan bantal dan meraih mainanya.
• Tumpah Ruah.
Manfaat dari permainan ini adalah untuk mengenalkan konsep spasial sederhana, isi dan kosong, mengenalkan bentuk, ukuran serta berat benda. Cara mainnya, isilah Baskom plastik dengan mainan anak bayi yang kecil-kecil, seperti aneka binatang. Berikanlah pada anak, biarkanlah ia menumpahkannya. Selanjutnya, Bantulah anak mengembalikan mainan yang ditumpahkannya kembali ke dalam baskom. Biarkanlah ia melakukannnya berulangkali, tumpahkan lalu masukkan lalu tumpahkan.
Usia 9 hingga 12 tahun.
• Menara Kudus.
Manfaatnya adalah untuk melatih keterampilan anak bayi dalam memegang obyek, melatih koordinasi tangan dan mata ketika menumpuk benda tanpa terjatuh. Cara mainnya, siapkanlah beberapa kardus atau bisa juga kotak bekas yang dibungkus dengan kertas warna-warni supaya terlihat menarik bagi anak bayi. Berikan contoh bagaimana cara menumpuknya, lalu biarkan diikuti oleh anak bayi. Namun bila ia tak tertarik, biarkan saja dia bermain sesukanya.
• Kejar Sinar.
Game ini bermanfaat untuk melatih koordinasi dari motorik kasar dan halus anak bayi ketika merangkak untuk mengejar sinar. Cara mainnya, ambillah lampu senter lalu redupkanlah lampu di ruang main, nyalakan lampu senter, sorotkan ke tembok di dekat anak bayi dan biarkan dia mengejar sinar lampu senter itu. Kemudian sorotkan ke lantai, dan ke tembok lagi. Kalau perlu, tutuplah permukaan senter menggunakan kertas berbentuk hewan supaya sinarnya berbentuk hewan pula.

cukup menarik bukan Bunda? Ayo jadikan si kecil menjadi anak yang cerdas sejak Ia masih anak bayi di bawah umur 1 tahun dengan games anak bayi yang mencerdaskan tersebut. Semoga bermanfaat.

Games Anak Bayi

Games Anak Bayi - Ketika anak bayi sudah menginjak usia 8 sampai 12 bulan, jenis games anak bayi semakin beragam sesuai dengan perkembangan anak bayi. Berikut adalah beberapa jenis games anak bayi usia 8 hingga 12 bulan beserta manfaatnya, yang semoga bisa membantu Ibu.



Jenis Games
Usia Anak Bayi
Manfaat
Menebak Kotak
8 bulan ke atas
  • Membantu untuk mengembangkan konsep ruang bagi anak bayi, yakni dalam, luar, bawah, dan atas
  • Mendukung perkembangan motorik anak bayi
  • Membantu koordinasi mata dengan tangan
  • Menambah pembendaharaan kosa kata bayi
Mencari Mainan Yang Tersembunyi
8 bulan ke atas
  • Memberikan dampak positif pada perkembangan emosinal bayi
  • Memahami terhadap konsep hilang dan timbul, serta sebab dan akibat
  • Menstimulasi koordinasi pada mata-tangan-kaki, taktil, serta keberadaan permanen sebuah benda
Serunya ketika mandi
9 bulan ke atas
  • Mengasah kepekaan dari indera peraba anak bayi
  • Membantu abak bereksplorasi dengan mainannya yang beraneka bentuk serta warna
  • Menambahkan pembendaharaan kosa kata anak bayi
  • Membantu dalam mengembangkan konsep ruang
  • Memberi pemahaman awal tentang sifat benda
  • Menstimulasi koordinasi mata dan tangan, motorik halus serta taktil
Yuk, Membaca Buku
8 hingga 12 bulan
  • Membantu dalam mengembangkan kemampuan bahasa bayi
  • Membantu keinginan anak dalam mengeksplorasi sebuah benda
Mengisi dan Mengosongkan
8 hingga 12 bulan
  • Merangsang indera peraba anak bayi
  • Menstimulasi keterampilan pada motorik halus, dan koordinasi mata dengan tangan.
  • Mengasah pemahaman tentang sebuah benda
Menyusun Gelang Berwarna-warni
9 hingga 12 bulan
  • Mendukung keterampilan dalam memasukkan benda
  • Menstimulasi motorik halus anak bayi
  • Mengasah kemampuan akan koordinasi mata-tangan
  • Membedakan warna dan bentuk
  • Mengasah kemampuan untuk menyelesaikan masalah
  • Mengenalaknkan konsep ukuran serta urutan
Halo..Halo...Halo...
11 hingga 12 bulan
  • Memberi kesempatan dalam bereksplorasi bagi anak bayi
  • Mengasah kemampuan bicara dan berbahasa
  • Membantunya mengembangkan imajinasi
Membantu Ibu
10 bulan ke atas
  • Mengasah motorik halus anak bayi
  • Melatih koordinasi mata dengan tangan bayi
  • Membantu untuk memahami konsep ruang
  • Memberi keyakinan terhadap dirinya
Main Bola
9 hingga 12 bulan
  • Menguatkan ootot kaki anak bayi
  • Merangsang perkembangan serta koordinasi mata-kaki, mata-tangan, serta motorik kasar
  • Belajar untuk memfokuskan indera penglihatan, dan memperkirakan jarak
  • Mengembangkan pemahaman akan konsep ruang
  • Mengasah akan kecerdasan interpersonal
Belajar Mengendarai Mobil
9 bulan ke atas
  • Membantu untuk stimulasi koordinasi antara mata-tangan-kaki
  • Melatih keseimbangan tubuh, mengasah motorik kasar serta otot tubuh bagian bawah
  • Mengasah keterampilan dalam mengendalikan sebuah benda
Mendorong Kereta
11 hingga 12 bulan
  • Mengasah kemampuan dalam berjalan tanpa bantuan orang lain
  • Menguatkan otot tangan serta kaki
  • Mengembangkan kemampuan dari motorik kasar
  • Mengembangkan keseimbangan tubuh
  • Mengendalikan tenaga dari otot tubuh bagian bawah

Bagaiman Bunda? Menarik bukan? Semoga beberapa Games bayi di atas bisa bermanfaat bagi Bunda dalam mengembangakan kecerdasan dan potensi anak bayi.

Entri Populer

Artikel Ibu Hamil